Jokowi: Saya Yakin Muktamar IX Jadi Pijakan Kebangkitan PPP Menangkan Hati Umat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi membuka gelaran tahunan Google for Indonesia (Google4ID), Rabu, 18 November 2020. Kredit: Youtube/Google Indonesia

    Presiden Jokowi membuka gelaran tahunan Google for Indonesia (Google4ID), Rabu, 18 November 2020. Kredit: Youtube/Google Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka perhelatan Muktamar IX PPP secara virtual pada Jumat malam, 18 Desember 2020.

    "Saya meyakini Muktamar kesembilan ini akan jadi arena untuk memperkokoh persatuan partai, memperkokoh persatuan nasional, dan memperbesar kontribusi partai dalam pembangunan nasional kita, serta menjadi pijakan kebangkitan PPP untuk memenangkan hati umat," kata Jokowi dalam siaran di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat malam, 18 Desember 2020.

    Jokowi mengatakan PPP sebagai partai Islam tertua dan partai pemersatu yang dipercaya umat tentunya sudah berpengalaman ikut membangun bangsa. Ia berujar, PPP dapat menjadi contoh bagi organisasi-organisasi lain dalam memperkokoh persatuan, kerukunan, dan dalam mempercepat pembangunan nasional Indonesia.

    Jokowi juga menyinggung ihwal pembangunan infrastruktur yang telah dia lakukan selama menjadi presiden. Bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur digital. Menurut Jokowi, pembangunan infrastruktur digital ini demi mempercepat konektivitas budaya, gagasan, semangat sebagai sebuah bangsa besar, serta demi memperkokoh persatuan dan kesatuan.

    Dengan konektivitas luar jaringan dan dalam jaringan yang semakin efektif, kata Jokowi, maka komunikasi antarumat yang tersebar di seluruh Indonesia bisa ditingkatkan.

    "Untuk menyebarkan Islam wasathiyah, menebarkan kesejukan dan kedamaian, menumbuhkan toleransi dalam perbedaan dan kebhinekaan, dan memperkokoh persatuan dan keberagaman," ujar Jokowi.

    Selain itu, kata Jokowi, konektivitas fisik dan digital juga menjembatani untuk berbagi pengalaman membangun daerah dan akseleasi kualitas sumber daya manusia di seluruh pelosok nusantara. Hal ini demi menghadapi dunia yang penuh perubahan dan kompetisi.

    Menurut Jokowi, pemanfaatan infrastruktur untuk hal-hal yang positif harus diaktifkan. Alasannya, Jokowi berujar, agar ruang-ruang tersebut tak diisi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

    "Kita harus aktif mengisi pemberitaan di media sosial dengan keteduhan, kesejukan, dan kita juga harus mengklarifikasi berita-berita yang tidak benar, berita-berita hoaks, dan menutup banyaknya ujaran-ujaran kebencian," kata Jokowi.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta ini melanjutkan, ada 28 ribu pondok pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Di hadapan peserta Muktamar PPP, Jokowi berujar mereka harus bekerja sama memperkokoh pondasi Pancasila di kalangan siswa dan santri untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan agar para siswa dan santri memiliki karakter ke-Indonesiaan yang kuat.

    Jokowi menghadiri Muktamar IX PPP secara virtual dari Istana Bogor. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. turut hadir mendampingi Jokowi.

    Adapun Muktamar PPP digelar di Makassar, Sulawesi Selatan dan delapan kota lainnya. Pelaksana tugas Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan Muktamar IX menjadi persiapan dini partainya menghadapi Pemilu 2024. Dalam sambutannya, Suharso juga menegaskan dukungan kepada pemerintah, terutama terkait pemulihan di tengah kondisi Covid-19 saat ini.

    "Kami akan berbaris, Bapak Presiden, untuk ikut serta dalam pemulihan ini. Kami sadar dan berempati sepenuhnya bahwa keadaan saat ini tidaklah mudah," kata Suharso.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.