Lulusan Vokasi Kini Punya Peluang Besar di Dunia Usaha dan Dunia Industri

Ilustrasi lulusan vokasi punya peluang besar. Foto: freepik

Stigma negatif bahwa lulusan pendidikan vokasi hanya akan menjadi pengangguran sudah seharusnya dihilangkan. Melalui program Link and Match yang dibuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas lulusan vokasi agar dapat terserap di dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Program ini mengambil konsep “pernikahan” yang mengacu pada Link and Match yang berbasis pada kolaborasi. Kolaborasi ini akan saling menguntungkan antara pendidikan vokasi dengan DUDI. 

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto mengatakan, apabila Kemendikbud bisa membuktikan lulusan vokasi bisa sesuai dengan kebutuhan industri, maka sangat mungkin DUDI berebut untuk bekerja sama dengan para lulusan.

“Kuncinya adalah komunikasi, kesepakatan, komitmen, maka akan tercipta kepercayaan”, ungkap Wikan. 

Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Ahmad Saufi menyatakan tantangan bagi pendidikan vokasi dengan DUDI ialah pemeliharaan kemitraan berdasarkan rasa saling percaya dan saling menguntungkan.

“Untuk menuju kerja sama tersebut tentunya tidak bisa dilakukan secara instan. Kita perlu berkenalan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan komitmen,” ujar Saufi. 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan Forum Pengarah Vokasi (Rumah Vokasi. Forum ini diharapkan dapat mendorong terjadinya Link and Match yang lebih erat antara pendidikan vokasi dan DUDI. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengatakan perlunya sinergi antara pendidikan vokasi dan pelaku bisnis untuk mewujudkan Link and Match guna menyiapkan sumber daya manusia yang siap menyongsong masa depan. 

“Rumah vokasi diharapkan dapat memberikan masukan, rekomendasi dan fasilitas dalam pengembangan pendidikan vokasi”, ungkap Nadiem

Dilansir dari laman resmi Kemendikbud, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan komitmennya untuk mendukung pendidikan vokasi. 

“Hingga saat ini, lebih dari 2.600 perusahaan sudah siap mendukung pengembangan vokasi,” ungkap Rosan.






Program Kampus Mengajar, Siapakah yang Mengajar dan untuk Siapa?

1 hari lalu

Program Kampus Mengajar, Siapakah yang Mengajar dan untuk Siapa?

Kampus Mengajar merupakan salah satu program yang dicanangkan Kemdikbud. Siapakah yang mengajar dan untuk siapa?


Pendaftaran Beasiswa IISMA Dibuka Februari, Bisa Kuliah di Yale University hingga UCL

2 hari lalu

Pendaftaran Beasiswa IISMA Dibuka Februari, Bisa Kuliah di Yale University hingga UCL

Pendaftaran beasiswa IISMA dibuka hingga 1 Maret 2023.


Mahasiswa Vokasi Kini Bisa Ikut di Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

10 hari lalu

Mahasiswa Vokasi Kini Bisa Ikut di Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Pada tahun ini PMM dibuka untuk kampus vokasi.


5.133 Relawan Bakal Dampingi Calon Mahasiswa Daftar KIP Kuliah

12 hari lalu

5.133 Relawan Bakal Dampingi Calon Mahasiswa Daftar KIP Kuliah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyambut 5.133 relawan KIP Kuliah.


Kisah Perjuangan Mahasiwa Disabilitas UNY hingga ULM yang Raih KIP Kuliah

13 hari lalu

Kisah Perjuangan Mahasiwa Disabilitas UNY hingga ULM yang Raih KIP Kuliah

Jilly Floreta, mahasiswa UNY, penyandang disabilitas mental berupa Bipolar Affective Disorder yang raih KIP Kuliah. Simak kisahnya.


Mau Ikut Program Magang Merdeka? Ini 6 Hal yang Perlu Dipersiapkan

13 hari lalu

Mau Ikut Program Magang Merdeka? Ini 6 Hal yang Perlu Dipersiapkan

Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kampus Merdeka Batch 4 segera dimulai. Ini yang perlu kalian persiapkan.


UI Apresiasi Kemendikbud hingga Kemenparekraf dalam Program Kedaireka

17 hari lalu

UI Apresiasi Kemendikbud hingga Kemenparekraf dalam Program Kedaireka

Universitas Indonesia (UI) menggelar acara bertajuk "Appreciation Day Program Matching Fund 2022" yang digelar pada Rabu, 11 Januari 2023


Antisipasi Joki di SNPMB 2023, Soal SNBT Bakal Diacak hingga Ada Metal Detector

18 hari lalu

Antisipasi Joki di SNPMB 2023, Soal SNBT Bakal Diacak hingga Ada Metal Detector

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2023 Mochamad Ashari mengatakan pihaknya mengantisipasi kemungkinan adanya joki pada seleksi tahun ini.


Poltek Perkapalan Negeri Surabaya Bikin Kapal Berbahan Plastik, Hemat Bahan Bakar

29 hari lalu

Poltek Perkapalan Negeri Surabaya Bikin Kapal Berbahan Plastik, Hemat Bahan Bakar

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) membuat inovasi kapal ikan berbasis rigid buoyant boat (RBB).


7.948 Orang Dinyatakan Lulus Program Guru Penggerak Angkatan 4

30 hari lalu

7.948 Orang Dinyatakan Lulus Program Guru Penggerak Angkatan 4

Sebanyak 7.948 peserta dinyatakan lulus sebagai Guru Penggerak angkatan 4. Didorong menjadi kepala sekolah.