Polda Jabar Nyatakan Berkas Perkara Pelempar Bom Molotov Kantor PDIP Lengkap

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo PDIP

    Logo PDIP

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Jawa Barat menyatakan berkas perkara 10 tersangka pelemparan bom molotov di Kantor Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Bogor, telah rampung.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar CH Pattopoi mengatakan, berkas perkara dinyatakan lengkap meski penyidik masih melakukan pengejaran terhadap lima orang lainnya yang hingga kini buron.

    "Selanjutnya akan dilakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti ke JPU (Jaksa Penuntut Umum) Kejaksaan Negeri Cibinong," ujar Pattopoi saat dikonfirmasi pada Selasa, 16 Desember 2020.

    Adapun untuk lima buronan adalah O, E, N, O, dan F. Kendati demikian, Pattopoi tidak membeberkan apa peranan dari kelima DPO.

    ADVERTISEMENT

    "Telah dikeluarkan DPO atas lima tersangka dan masih kami lakukan pengejaran," kata Pattopoi.

    Kejadian pelemparan bom molotov ke Kantor PDIP, di bilangan Cileungsi, Bogor terjadi pada 29 Agustus 2020. Polisi kemudian menetapkan 10 tersangka berinisial ASI, AS, MB, NM, SK, MR, AK, DS, M, dan MSG atas peristiwa itu.

    Dari hasil pemeriksaan, para tersangka merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI). Motif di balik perbuatannya karena merasa sakit hati atas pembakaran foto Rizieq Shihab saat aksi demo di depan Gedung DPR RI.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.