Risma Ingin Rampungkan Museum Olahraga Sebelum Akhiri Tugas

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Zainudin Amali (kanan) menyimak penjelasan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkait penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis 6 Agustus 2020. Tri Rismaharini menyatakan bahwa Stadion GBT siap menjadi salah satu tempat penyelengaraan Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 dan akan diverifikasi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) pada September mendatang. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Menpora Zainudin Amali (kanan) menyimak penjelasan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkait penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis 6 Agustus 2020. Tri Rismaharini menyatakan bahwa Stadion GBT siap menjadi salah satu tempat penyelengaraan Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 dan akan diverifikasi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) pada September mendatang. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma mengatakan masih memiliki tiga pekerjaan rumah sebelum meninggalkan kursi orang nomor satu di Kota Pahlawan pada Februari 2021. Tiga-tiganya merupakan proyek pembangunan yang sedang dalam proses penuntasan, yaitu Jembatan Joyo Boyo, Museum Olahraga dan bagian bawah Alun-alun Suroboyo.

    “Sebelum saya mengakhiri tugas, saya berusaha agar tiga-tiganya bisa diselesaikan tahun ini,” kata Risma di Rumah Dinas Jalan Sedap Malam Surabaya, Senin, 14 Desember 2020.

    Khusus Museum Olahraga yang terletak di Jalan Padmosusastro, Risma berujar bahwa penyelesaian pembangunannya sedang dikebut. Risma mengaku telah menerima sumbangan berupa barang-barang milik atlet-atlet terkenal untuk dijadikan koleksi di museum tersebut.

    “Saya mendapat sumbangan dari Alan Budikusuma, Rudy Hartono, Minarti Timur dan banyak lagi. Ada juga atlet gulat yang menyumbangkan barang untuk koleksi museum,” tutur Risma.

    Risma juga mengucapkan terimakasih kepada wartawan yang dinilainya memberikan suasana nyaman selama sepuluh tahun ia bekerja. Menurut Risma berkat wartawan jugalah ia mampu berkarya dengan baik. “Maaf kalau ada kesalahan-kesalahan,” katanya.

    Risma berharap ke depan wartawan tetap menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kota Surabaya. Termasuk untuk mengabarkan perkembangan Covid-19 ke masyarakat. “Saya titip agar diingatkan pada masyarakat bahwa hari-hari ini pasien Covid-19 melonjak 60-100 orang, padahal awalnya sudah bisa kita tekan tinggal 10-20 pasien saja. Ini karena habis liburan,” kata Risma.

    Melihat kondisi itu, Risma meminta seluruh tempat keramaian agar meniadakan hura-hura pada malam tahun baru 2021. Risma khawatir makin banyak pasien Covid-19 bila tempat-tempat hiburan menggelar perayaan pergantian tahun. “Saya minta sekali ini saja jangan ada perayaan malam tahun baru,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.