Perludem: Pilkada 2020 Lancar karena Diawasi Ketat Masyarakat Sipil

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas KPPS mengenakan atribut dokter di TPS 56, Mekarjaya, Depok, Jawa Barat, Rabu, 9 Desember 2020. Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan bertemakan Kesehatan tersebut bertujuan untuk menarik warga agar menggunakan hak pilihnya dan mengingatkan protokol kesehatan dimasa Pandemi COVID-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas KPPS mengenakan atribut dokter di TPS 56, Mekarjaya, Depok, Jawa Barat, Rabu, 9 Desember 2020. Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan bertemakan Kesehatan tersebut bertujuan untuk menarik warga agar menggunakan hak pilihnya dan mengingatkan protokol kesehatan dimasa Pandemi COVID-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini, mengatakan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19 berjalan relatif lancar dan baik karena penyelenggara diawasi ketat masyarakat sipil.

    "Betul-betul dalam pengawasan dan kontrol yang sangat ketat oleh masyarakat sipil, organisasi pegiat pemilu, media massa, komunitas kesehatan, dan publik," kata Titi dalam diskusi Perspektif Indonesia, Sabtu, 12 Desember 2020.

    Titi menilai pengawasan ketat itu terjadi karena masyarakat menyadari aspek risiko penyelenggaraan Pilkada 2020. Kekhawatiran juga disuarakan secara intensif berbagai kalangan. Bahkan, kata Titi, masyarakat sipil meminta agar pilkada ditunda dan konsentrasi mengatasi Covid-19.

    Menurut Titi, ketika risiko mampu diidentifikasi maka penyelenggara pun menyiapkan mitigasi risiko. Salah satunya protokol kesehatan. Titi mengatakan hal tersebut tidak terjadi pada Pemilu 2019 yang melaksanakan pemilihan presiden dan legislatif bersamaan.

    ADVERTISEMENT

    "Di 2019 kita meraba-raba bahwa ada hal yang baru, tapi kita tidak membayangkan risiko. Sehingga KPU bekerja dengan desain yang mereka buat, sementara publik tidak punya bayangan risiko soal beban, lalu ancaman kelelahan," katanya.

    Titi menuturkan ada dua pihak yang patut diapresiasi atas kelancaran Pilkada 2020. Mereka adalah petugas KPPS atau penyelenggara pemilihan yang berusaha menerapkan standar prosedur pemilihan sesuai protokol kesehatan dan para pemilih.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.