Perludem Minta KPU Siapkan Mitigasi Antisipasi Petugas KPPS Terpapar Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas KPPS menggunakan pelindung wajah ketika bertugas saat Pilkada serentak di TPS Banjar Jeroan, Desa Anggungan, Badung, Bali, Rabu 9 Desember 2020. Foto: Johannes P. Christo

    Petugas KPPS menggunakan pelindung wajah ketika bertugas saat Pilkada serentak di TPS Banjar Jeroan, Desa Anggungan, Badung, Bali, Rabu 9 Desember 2020. Foto: Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengantisipasi risiko petugas terpapar atau positif Covid-19 setelah hari pemungutan suara Pilkada 2020.

    "Risiko tetap ada. Misal perjumpaan melibatkan banyak orang, sementara KPU tidak punya skema mengetes pasca pelaksanaan pemilihan," kata Titi dalam diskusi Perspektif Indonesia, Sabtu, 12 Desember 2020.

    Titi mengatakan KPU hanya menyiapkan skema rapid test untuk petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) sebelum melakukan pemungutan suara. Para petugas tetap memiliki risiko terpapar Covid-19 karena harus mendatangi pemilih yang berada di ruang isolasi.

    Selain itu, untuk mengukur apakah Pilkada 2020 yang digelar 9 Desember aman dan sehat, tidak bisa diketahui sehari setelahnya. Sebab, kata Titi, dampak dari pemilihan baru diketahui beberapa hari setelahnya.

    ADVERTISEMENT

    Ia mengambil contoh peningkatan kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat cukup tinggi setelah pemilihan. "Bahkan angka infeksi positif Covid-19 tertinggi setelah dilakukannya pemilu 3 November," kata dia.

    KPU, menurut Titi, harus bekerja sama dengan Satgas Penanganan Covid-19 untuk memberikan perlindungan kepada para petugas KPPS yang punya risiko tinggi setelah mereka bertugas.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...