Kalteng Bakal Mendapat 1,6 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memindahkan vaksin COVID-19 dari China Sinovac Biotech Ltd. ke ruangan khusus saat tiba di PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat, 7 Desember 2020. Foto: Muchlis Jr - Sekretariat Presiden

    Petugas memindahkan vaksin COVID-19 dari China Sinovac Biotech Ltd. ke ruangan khusus saat tiba di PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat, 7 Desember 2020. Foto: Muchlis Jr - Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, JakartaTim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah menyebutkan provinsi setempat direncanakan mendapat alokasi 1,6 juta dosis vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat.

    "Dengan alokasi ini diperkirakan akan mampu mencakup sekitar 80 persen dari total penduduk. Ini lebih dari cukup, karena kebutuhan membentuk kekebalan komunitas masyarakat hanya diperlukan sekitar 70 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul di Palangka Raya, Jumat, 11 Desember 2020.

    Menurut dia, jika nantinya vaksin itu mulai didistribusikan, secara umum skala prioritas penerima vaksin telah ditentukan. "Pertama adalah tenaga kesehatan, dilanjutkan TNI-Polri, ASN pelayanan publik, hingga seluruh populasi masyarakat berumur 15-59 tahun," ujar Suyuti.

    Dia yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng menjabarkan, mekanisme vaksinasi nantinya akan diserahkan ke masing-masing kabupaten dan kota.

    Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng Sugianto Sabran, melalui Kepala Bagian Kehumasan Satgas Agus Siswadi menambahkan pentingnya masyarakat mendapatkan vaksinasi dalam masa pandemi, bertujuan agar tercipta herd immunity atau kekebalan kelompok.

    "Maka untuk mencapai kekebalan kelompok atau komunitas ini, prinsip gotong royong merupakan hal yang utama," jelasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.