Pilkada 2020: Quick Count KPU, Bobby Nasution dan Eri Cahyadi Unggul

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Medan nomor urut dua Bobby Nasution (kiri), Aulia Rachman (kanan) menyampaikan sambutan terkait hitungan cepat perolehan suara Pilkada Kota Medan 2020, di Medan, Sumatera Utara, Rabu, 9 Desember 2020. Sejumlah lembaga survey menunjukkan keunggulan dengan selisih sekitar sembilan hingga sepuluh persen.  ANTARA/Irsan Mulyadi

    Pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Medan nomor urut dua Bobby Nasution (kiri), Aulia Rachman (kanan) menyampaikan sambutan terkait hitungan cepat perolehan suara Pilkada Kota Medan 2020, di Medan, Sumatera Utara, Rabu, 9 Desember 2020. Sejumlah lembaga survey menunjukkan keunggulan dengan selisih sekitar sembilan hingga sepuluh persen. ANTARA/Irsan Mulyadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pilkada 2020 telah diselenggarakan pada 9 Desember 2020 di 270 daerah di Indonesia. Di beberapa daerah, persaingan suara masih berjalan ketat berdasarkan hitung cepat (quick count) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sejumlah calon kepala daerah yang diunggulkan di daerah tertentu lain berhasil memimpin jauh.

    Di Kota Medan, Bobby Nasution dan Aulia Rachman yang diusung PDIP dan Golkar, unggul 52,5 persen. Mereka unggul dari Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi yang diusung Demokrat dan PKS yang memperoleh 47,5 persen.

    Lalu di Solo, nama Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa unggul jauh 86,5 persen. Gibran yang merupakan anak dari Presiden Joko Widodo diusung oleh PDIP dan partai besar nasional lain seperti Gerindra, Golkar, hingga PSI. Ia mengungguli pasangan Bagyo Wahyono - Suparjo Fransiskus Xaverius.

    Di Tangerang Selatan, pasangan Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan sementara unggul 40,9 persen. Mereka mengungguli Siti Nurazizah yang merupakan anak dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan berpasangan dengan Ruhamaben. Mereka juga unggul atas Muhammad - Saraswati Djojohadikusumo yang merupakan keponakan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

    ADVERTISEMENT

    Di Surabaya, pasangan Eri Cahyadi dan Armudji unggul 57,5 persen. Mereka diusung oleh PDIP dan PSI. Mereka memimpin dari pasangan nomor urut 2 Machfud Arifin - Mujiaman yang diusung delapan partai koalisi yakni PKS, PPP, PKB, Golkar, Nasdem, Demokrat, PAN, dan Gerindra.

    Di Kota Makassar, pasangan Danny Pomanto dengan Fatmawati Rusdi yang diusung oleh Partai Nasdem dan Partai Gerindra, unggul dengan 41,3 persen. Mereka menjauh dari Munafri Arifuddin dan Abd Rahman Bando yang diusung Demokrat dan PPP, Syamsul Rizal dan Fadli Ananda yang diusung PDIP, dan Irman Yasin Limpo - Andi Muh Zunnun yang mengklaim diusung Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

    Di Kota Binjai, Juliadi dan Amir Hamzah (Koalisi Golkar dan Demokrat) berhasil memimpin dengan perolehan 49,6 persen. Mereka unggul dari Lisa Andriani Lubis dan Sapta Bangun yang diusung PDIP dengan perolehan 35 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...