Hasil Quick Count Pilkada 2020: Golkar Sebut Kadernya Unggul di 6 Pilgub

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan) menyampaikan keterangan pers setelah memantau hasil hitung cepat (<i>quick count</i>) pilkada serentak di 171 daerah di gedung DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Rabu, 27 Juni 2018. Partai Golkar mengklaim target perolehan suara 56 persen dalam pilkada serentak 2018 telah tercapai. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan) menyampaikan keterangan pers setelah memantau hasil hitung cepat (quick count) pilkada serentak di 171 daerah di gedung DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Rabu, 27 Juni 2018. Partai Golkar mengklaim target perolehan suara 56 persen dalam pilkada serentak 2018 telah tercapai. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Maman Abdurrahman menyatakan optimistis bisa meraih target kemenangan 60 persen di Pilkada 2020. Sejauh ini, kata Maman, Golkar sudah unggul dalam hitung cepat atau quick count di enam dari sembilan pemilihan gubernur atau 66 persen.

    "Strategi yang kami buat di Pilkada 2020 dan konsolidasi yang sudah dilakukan pengurus dan kader Golkar membuahkan hasil," kata Maman dalam keterangan tertulis, Rabu, 9 Desember 2020.

    Maman mengatakan calon-calon dari Golkar unggul di Pilgub Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Tengah. Ini merujuk pada hasil hitung cepat sementara yang dilakukan sejumlah lembaga survei.

    Para kader Golkar yang unggul di enam daerah itu secara berturut-turut adalah Rohidin Mersyah, Cek Endra, Ansar Ahmad, Sahbirin Noor, Edy Pratowo, dan Ma'amun Amir. Empat nama pertama merupakan calon gubernur, sedangkan Edy Pratowo dan Ma'amun Amir menjadi calon wakil gubernur mendampingi Sugianto Sabran dan Rusdy Mastura.

    Maman Abdurrahman menilai perolehan quick count yang dibuat lembaga survei tersebut di Pilkada 2020 lebih baik dibandingkan partai lain. Dia pun optimistis hasil ini bisa menjadi modal bagi Golkar menyongsong Pemilu 2024.

    "Melihat hasil Pilkada 2020 ini kami makin optimistis pada Pemilu 2024 nanti, Golkar kembali solid dan memperbaiki perolehan suara nasional," ujar Maman.

    Menurut Maman, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berada di posisi kedua dengan tiga kemenangan di kursi gubernur dan tiga untuk posisi wakil gubernur. Menyusul kemudian Partai NasDem dengan dua kemenangan di posisi gubernur dan satu kemenangan wakil gubernur.

    PKS menempatkan kadernya di posisi kursi gubernur. Sedangkan Gerindra, kata dia, hanya menempatkan satu kadernya di posisi wakil gubernur kendati merupakan peraih kursi ketiga terbanyak di Dewan Perwakilan Rakyat.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.