FPI: Rizieq Shihab Sudah Dikuntit Sejak Keluar Sentul

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin FPI, Rizieq Shihab dalam acara dialog nasional atau reuni alumni 212 pada Rabu, 2 Desember 2020. Dalam reuni 212 yang digelar secara virtual tersebut, Rizieq meminta maaf pada masyarakat lantaran telah menyebabkan kerumunan sepulangnya ke Tanah Air. Youtube/Front TV

    Pemimpin FPI, Rizieq Shihab dalam acara dialog nasional atau reuni alumni 212 pada Rabu, 2 Desember 2020. Dalam reuni 212 yang digelar secara virtual tersebut, Rizieq meminta maaf pada masyarakat lantaran telah menyebabkan kerumunan sepulangnya ke Tanah Air. Youtube/Front TV

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengatakan penguntitan oleh orang tak dikenal terhadap Imam Besar mereka, Rizieq Shihab, terjadi sejak awal perjalanan Rizieq di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Bahkan, ia mencurigai Rizieq sudah diawasi sejak lama.

    "Para saksi dari tim pengamanan IB dan keluarga, mengatakan bahwa semua mobil tersebut sudah standby selama 2 hari di dekat Perumahan The Nature Mutiara Sentul dan di dalamnya ada beberapa orang yang menggunakan masker," kata Munarman dalam keterangan tertulis, Selasa, 8 Desember 2020.

    Munarman mengatakan Rizieq meninggalkan Sentul pada Ahad malam pukul 22.30 WIB menuju Karawang untuk menghadiri pengajian keluarga. Ia mengatakan ada delapan mobil yang merupakan rombongan Rizieq, terdiri dari empat mobil berisi keluarga besar dan empat mobil lain sebagai pengawal.

    Sejak awal meninggalkan Sentul, Munarman mengatakan sejumlah mobil lain tak dikenal sudah mulai menguntit. Bahkan, ia menuding selama perjalanan di Tol ada upaya-upaya dari beberapa mobil yang ingin mepet dan masuk ke dalam konvoi rombongan.

    ADVERTISEMENT

    "Kami ingatkan, selama manuver menyalip, memepet dan upaya memecah konvoi rombongan IB HRS tersebut, pihak aparat berpakaian preman tersebut tidak ada dan tidak pernah menunjukkan identitas dan perilaku sebagai aparat hukum," kata Munarman.

    Munarman mengatakan dua mobil pengawal Rizieq kemudian berhasil menghalau tiga mobil yang menguntit mereka. Setelah rombongan Keluar Pintu Tol Karawang Timur, salah satu mobil Laskar pengawal yang sempat dipepet, berhasil lolos dan menuju arah Pintu Tol Karawang Barat, lalu masuk ke Tol arah Cikampek dan beristirahat di Rest Area KM 57.

    "Sedangkan Mobil Laskar Khusus DKI (Chevrolet B 2152 TBN), saat mengarah ke pintu Tol Karawang Barat berdasarkan Komunikasi terakhir, dikepung oleh 3 mobil pengintai kemudian diserang," kata Munarman.

    Penyidik Polda Metro Jaya sebelumnya menembak mati 6 orang pendukung Rizieq Shihab di Tol Cikampek Kilometer 50. Polisi mengklaim menembak mereka karena melawan petugas.

    "Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang, kemudian melakukan tindakan tegas terukur. Sehingga terhadap kelompok MRS (Muhammad Rizieq Shihab) yang berjumlah 10 orang, meninggal dunia sebanyak 6 orang," ujar Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.