Pilkada 2020: KPU Sumbar Catat 137 Petugas KPPS Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan melakukan swab tes pada petugas KPPS Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, yang punya kontak erat dengan pasien positif Covid-19 di halaman kantor Desa Lengkong, Senin, 30 November 2020. Tes swab dilakukan kepada sejumlah petugas yang hasil rapid tesnya reaktif atau memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas kesehatan melakukan swab tes pada petugas KPPS Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, yang punya kontak erat dengan pasien positif Covid-19 di halaman kantor Desa Lengkong, Senin, 30 November 2020. Tes swab dilakukan kepada sejumlah petugas yang hasil rapid tesnya reaktif atau memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sebanyak 137 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dinyatakan positif Covid-19 jelang Pilkada 2020. Hasil itu muncul setelah dilakukan tes usap terhadap mereka yang reaktif dalam tes cepat.

    Ketua KPU Sumbar, Yanuk Sri Mulyani mengatakan petugas KPPS yang positif Covid-19 tersebar di 12.548 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh daerah tersebut. Sesuai dengan ketentuan Pilkada 2020 yang ada, jika masih ada minimal lima anggota KPPS negatif Covid-19 maka tidak perlu diganti.

    "Semua positif tersebar dan tidak ada menumpuk di satu TPS. Namun di Kota Padang memang ada beberapa KPPS kurang dari lima dan itu sudah dilakukan penggantian," kata Yanuk, kemarin.

    KPU Sumatera Barat telah melakukan tes cepat terhadap 108.983 petugas dari total 112.932 petugas KPPS jelang hari pencoblosan Pilkada 2020. Setelah dilakukan tes cepat, 6.660 orang hasilnya reaktif dan 100.113 orang nonreaktif.

    KPU langsung melakukan tes usap terhadap 6.660 petugas yang reaktif dan hingga Senin sore, 7 Desember 2020 didapati 137 petugas yang positif Covid-19. Ada sekitar 2.010 orang lagi yang masih menunggu hasil tes cepat.

    "Kita tidak tahu apakah bisa bertambah, tapi bersama satuan tugas sudah kerja sama agar hasil tes usap ini diprioritaskan segera keluar karena hari (pencoblosan) sudah dekat," tutur Yanuk.

    Ia mengatakan ada juga petugas KPPS reaktif rapid test tetapi tidak mau melanjutkan tes usap dan mengundurkan diri dan telah diganti dengan petugas yang baru. Petugas positif Covid-19 tersebar di kabupaten dan kota, namun kebanyakan di Kota Padang sebanyak 36 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.