Bawaslu Rilis Indeks Kerawanan Pilkada 2020 dari Aspek Pandemi, Ini Daftarnya

Ketua Bawaslu Abhan (tengah) didampingi oleh (kiri-kanan) anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Mochammad Afifuddin, Fritz Edward Siregar, dan Rahmat Bagja berpose saat akan memberikan keterangan pers di Gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2020. Dari hasil pengawasan verifikasi faktual bakal calon perseorangan, pengawas pemilihan menemukan dokumen dukungan yang dalam identitasnya tertulis pekerjaan sebagai ASN sebanyak 6.492 pendukung dan sebanyak 4.411 penyelenggara pemilihan dinyatakan tidak memenuhi syarat. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu merilis Indeks Kerawanan Pilkada 2020. Salah satu yang kerawanan yang dipetakan menyangkut situasi pandemi Covid-19 di daerah terkait.

"Dalam konteks pandemi ini kami juga memasukkan beberapa hal yang menjadi indikator kerawanan," kata Anggota Bawaslu M. Afifuddin dalam paparannya pada Ahad, 6 Desember 2020.

Ada tiga indikator kerawanan pandemi, yakni dari aspek penyelenggara pemilihan, meliputi jumlah orang yang positif Covid-19, meninggal dunia karena Covid-19, mengundurkan diri, dan melanggar protokol kesehatan; peserta pemilihan yang meliputi jumlah peserta yang positif Covid-19, melanggar protokol kesehatan, dan menciptakan kerumunan.

Indikator ketiga ialah kondisi daerah, mencakup aspek perubahan status wilayah, lonjakan jumlah orang positif Covid-19, lonjakan pasien meninggal dunia, dan keterbatasan fasilitas kesehatan.

Afif mengatakan pandemi Covid-19 memperparah tingkat kerawanan Pilkada 2020. "Peningkatan kerawanan terjadi karena minimnya kepedulian para pihak terhadap pelaksanaan protokol kesehatan dan kepatuhan pelaksanaan perundang-undangan," ujar Afifuddin.

Dari sembilan provinsi yang menggelar Pemilihan Gubernur 2020, Kepulauan Riau menempati urutan teratas alias paling rawan dari aspek pandemi Covid-19, dengan skor 95,4. Berikut daftarnya:

1. Kepulauan Riau 95,4
2. Sumatera Barat 89,7
3. Jambi 87,4
4. Bengkulu 86,2
5. Kalimantan Tengah 79,3
6. Sulawesi Tengah 78,2
7. Kalimantan Selatan 73,6
8. Sulawesi Utara 73,6
9. Kalimantan Utara 67,8

Adapun untuk kabupaten/kota, Afifuddin mengatakan ada 62 kabupaten/kota dengan kerawanan tinggi dan 199 kabupaten/kota dengan kerawanan sedang. Tak ada kabupaten/kota dengan kerawanan rendah dari aspek pandemi Covid-19. Berikut sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat kerawanan tertinggi dari aspek bahaya wabah corona.

1. Kabupaten Teluk Wondama
2. Kabupaten Agam
3. Kabupaten Natuna
4. Kabupaten Purworejo
5. Kabupaten Kotawaringin Timur
6. Kabupaten Morowali Utara
7. Kota Semarang
8. Kabupaten Tuban
9. Kabupaten Tasikmalaya
10. Kabupaten Purbalingga

BUDIARTI UTAMI PUTRI






Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

4 jam lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

13 jam lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

1 hari lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

2 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

3 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

4 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

5 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

5 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

5 hari lalu

Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

Bawaslu menyatakan laporan penyebaran tabloid KBA News tentang Anies Baswedan tidak memenuhi syarat materil.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

6 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.