Ada Pengibaran Bendera di HUT GAM ke-44, Polri Sebut Situasi di Aceh Kondusif

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono. ANTARA/ HO-Polri

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono. ANTARA/ HO-Polri

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI menyatakan situasi di Banda Aceh kondusif di tengah peringatan Hari Ulang Tahun ke-44 Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang jatuh pada hari ini, 4 Desember 2020.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan, pihaknya bersama TNI melakukan pengamanan dan pemantauan secara langsung terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh.

    "Namun, berdasarkan informasi yang diterima, ada beberapa masyarakat sempat melakukan peringatan HUT GAM dengan beberapa tuntutan," kata Awi di kantornya, Jakarta Selatan, pada Jumat, 4 Desember 2020.

    Awi menjelaskan, tuntutan itu dilakukan secara sporadis di Masjid Baitul Rahman. Mereka menuntut menaruh tanda gambar GAM di Pemerintahan Aceh sesuai perjanjian Helsinki.

    "Ya, pada intinya demikian yang penting kan situasi kondusif sudah berjalan dengan normal kembali yang tadinya sempat ada semacam demo," ucap Awi.

    Dilansir dari sejumlah pemberitaan, Peringatan Milad ke-44 GAM diwarnai dengan pengibaran bendera bulan bintang di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Provinsi Aceh. Bendera tersebut sempat berkibar lebih dari 15 menit.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.