OTT Bupati Banggai Laut, KPK Sita Dua Kardus Berisi Rp 1,65 Miliar

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron bersama Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Peter Schoof (kiri), seusai melakukan pertemuan, di gedung KPK. Jakarta, Jumat, 6 Maret 2020. Pertemuan ini digelar untuk memperkuat kerjasama pencegahan dan pemberantasan korupsi di bidang sumber daya alam (kehutanan). TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron bersama Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Peter Schoof (kiri), seusai melakukan pertemuan, di gedung KPK. Jakarta, Jumat, 6 Maret 2020. Pertemuan ini digelar untuk memperkuat kerjasama pencegahan dan pemberantasan korupsi di bidang sumber daya alam (kehutanan). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan. Kali ini, KPK menangkap Bupati Banggai Laut Sulawesi Tengah, Wenny Bukamo pada Kamis, 3 Desember 2020.

    “Benar kami tangkap, pemeriksaan masih sedang kami lakukan,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Kamis, 3 Desember 2020.

    Dalam penangkapan itu, KPK menyita dua kardus. Masing-masing kardus berisi Rp 1 miliar dan 650 juta. KPK belum menjelaskan dugaan korupsi yang menjerat Wenny.

    Menurut informasi yang dihimpun, Wenny ditangkap bersama sejumlah orang. Di antaranya tim suksesnya dalam Pilkada 2020. Dalam Pilkada tahun ini, Wenny maju sebagai calon bupati. Turut ditangkap seorang kepala dinas dan beberapa pihak swasta.

    ADVERTISEMENT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.