Bamsoet: Literasi Teknologi untuk Optimalisasi SDM

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, saat Pengukuhan Pengurus Pusat PARMUSI Periode 2020-2025 di Jakarta, Senin malam (29/11/20).

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, saat Pengukuhan Pengurus Pusat PARMUSI Periode 2020-2025 di Jakarta, Senin malam (29/11/20).

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyoroti tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pandemi Covid-19. Kadin Indonesia mencatat hingga awal Oktober 2020 lebih dari 6,4 juta pekerja di PHK. Sementara data Kementerian Keuangan, pandemi Covid-19 telah menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran sebanyak 2,67 orang. Sehingga per bulan November 2020 ini total jumlah pengangguran sudah mencapai 9,77 juta orang. 

    "Agar PHK tak semakin meluas, selain dukungan pemerintah melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), perusahaan juga perlu mengoptimalisasi SDM melalui adaptasi dan peningkatan literasi teknologi," ujar Bamsoet dalam diskusi 'Mengoptimalkan SDM di Tengah Pandemi Covid-19' yang diadakan  Koordinator Wartawan Parlemen Senayan di Gedung MPR/DPR dan DPD RI Jakarta, Selasa 2 Desember 2020.  Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy turut menjadi pembicara

    Calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini memaparkan, karena selama pandemi Covid-19 interaksi sumberdaya manusia dibatasi, menyebabkan banyak kegiatan pekerjaan t dilaksanakan dari rumah atau melalui pemanfaatan platform digital, yang menuntut komunikasi aktif melalui pemanfaatan internet dan teknologi informasi.

    "Hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), hingga kuartal II 2020, tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 73,7 persen. Artinya, ada sekitar 196,7 juta jiwa penduduk Indonesia dapat menggunakan akses internet," kata Bamsoet. 

    Ketua DPR RI ke-20 ini menekankan, langkah dan kebijakan apapun yang dilakukan untuk mengoptimalkan peran SDM di masa pandemi Covid-19, tetap harus menempatkan keselamatan dan kesehatan karyawan di atas kepentingan bisnis.

    Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga mengimbau para pekerja yang tetap bekerja di kantor ataupun di rumah, agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, tidak lupa mengaplikasikan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).  

    Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menyampaikan, berdasarkan data per 1 Desember 2020 kemarin, total jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia tercatat 543.975 kasus. Angka kesembuhan mencapai 454.879 kasus dan angka kematian 17.081 kasus. 

    "Artinya masih ada kasus positif aktif sebanyak 72.015 kasus yang saat ini masih ditangani, baik melalui perawatan medis di rumah sakit atau melalui isolasi mandiri. Karenanya, kita tak boleh lengah untuk saling menjaga dan melindungi. Salah satunya dengan taat menjalankan protokol kesehatan," kata Bamsoet.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.