Mahfud Md Urung Hadiri Dialog Nasional PA 212, Panitia: Beliau Berhalangan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkopolhukam Mahfud MD (tengah) saat melakukan kunjungan kerja ke Korps Marinir Cilandak, Jakarta, Rabu, 29 Juli 2020. Dalam kunjungan Menkopolhukam juga menyaksikan peragaan kendaraan tempur serta demonstrasi, melakukan tour facility, menyaksikan demonstrasi keterampilan prajurit Denjaka dan static show, serta memberikan pengarahan khusus kepada para prajurit Korps Marinir. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menkopolhukam Mahfud MD (tengah) saat melakukan kunjungan kerja ke Korps Marinir Cilandak, Jakarta, Rabu, 29 Juli 2020. Dalam kunjungan Menkopolhukam juga menyaksikan peragaan kendaraan tempur serta demonstrasi, melakukan tour facility, menyaksikan demonstrasi keterampilan prajurit Denjaka dan static show, serta memberikan pengarahan khusus kepada para prajurit Korps Marinir. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md urung hadir dalam Dialog Nasional 212 yang digelar Persaudaraan Alumni atau PA 212 hari ini, Rabu, 2 Desember 2020. Mahfud sebelumnya turut diundang dalam acara reuni PA 212 ini.

    "Undangan sudah dikirim, beliau berhalangan hadir," kata Ketua Panitia Dialog Nasional 212 Slamet Maarif melalui pesan singkat kepada Tempo, Rabu 2 Desember 2020.

    Nama Mahfud sebelumnya tertera dalam poster acara berisi daftar pengisi acara yang beredar sebelumnya. Namun dalam poster teranyar, nama Mahfud tak lagi tertulis.

    Slamet mengatakan pihaknya mengundang Mahfud untuk membuka ruang dialog. "Kami buka pintu dialog dengan siapa pun," ujar dia.

    Dalam sambutannya, Slamet mengatakan panitia mengundang juga para pakar ekonomi, politikus, habaib, ulama, dan purnawirawan. Ia berharap hasil dialog nasional hari ini menjadi solusi bagi pemerintah untuk pengelolaan negara.

    Hadir dalam acara ini pimpinan FPI Rizieq Shihab, Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak, Ketua Umum FPI Sobri Lubis, sejumlah pentolan PA 212 seperti Bachtiar Nasir, Hanif Alatas, Tengku Zulkarnain, dan lainnya.

    Ada pula mantan dosen filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung, pakar hukum tata negara Refly Harun, mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum Chusnul Mariyah, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

    Kemudian pendiri Partai Ummat Amien Rais, deklarator Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin, politikus Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid, politikus Gerindra Fadli Zon dan Ahmad Dhani, Felix Siauw, dan lainnya.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Janji Kapolri Baru Listyo Sigit Prabowo: Dari Budaya Polri, FPI, Hingga KPK

    Tempo mencatat sejumlah janji Listyo Sigit Prabowo saat uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri. Termasuk perihal penembakan anggota FPI.