Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaf (kanan) bersama KH Miftahul Akhyar (ketiga kanan) dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan (kiri) menghadiri Istighosah Akbar di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya, Jawa Timur, Kamis malam, 18 Oktober 2018. ANTARA/Didik Suhartono

    Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaf (kanan) bersama KH Miftahul Akhyar (ketiga kanan) dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan (kiri) menghadiri Istighosah Akbar di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya, Jawa Timur, Kamis malam, 18 Oktober 2018. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Miftachul Akhyar terpilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025. Ia menggantikan Ma'ruf Amin, pemimpin sebelumnya.

    Adapun posisi Wakil Ketua Umum adalah Anwar Abbas, Marsyudi Suhud, dan Basri Bermanda. Sementara untuk Ketua Dewan Pertimbangan diisi oleh Ma'ruf Amin, Sekretaris Jenderal diisi oleh Amirsyah.

    Penetapan Miftachul dihasilkan secara mufakat oleh Tim Formatur Musyawarah Nasional dan MUI secara tertutup 17 tim formatur dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

    “Suasananya sangat cair, tidak alot, sehingga alhamdulillah pertemuan hasilkan keputusan Dewan Pengurus Harian dan Dewan Pertimbangan. Hasilnya tidak boleh diganggu gugat,” kata Ma’ruf melalui siaran pers pada Jumat, 27 November 2020.

    ADVERTISEMENT

    Selain menetapkan formasi kepengurusan baru, Munas X MUI menghasilkan sejumlah keputusan antara lain di bidang fatwa, yakni empat fatwa soal haji dan satu fatwa soal human deploit cell. Sementara itu untuk rekomendasi, Munas X MUI mengeluarkan Taujihat Jakarta merespons berbagai problematika dan dinamika mutakhir di tingkat nasional dan internasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.