Menteri Agama Siapkan Aturan Perayaan hingga Mudik Natal

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Fachrul Razi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 18 November 2020. Rapat tersebut membahas penyelenggaraan ibadah dan Umrah di era pandemi Covid-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Agama Fachrul Razi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 18 November 2020. Rapat tersebut membahas penyelenggaraan ibadah dan Umrah di era pandemi Covid-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi mengingatkan rumah ibadah untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat ketika melangsungkan perayaan Natal.

    "Kalau ibadah Natal secara tajam produknya baru akan kami keluarkan akhir minggu ini. Tapi pada dasarnya mirip saja dengan yang lalu, kalau di rumah ibadah betul-betul kami garisbawahi jangan berkerumun, jaga jarak, cek kesehatan dan lainnya, itu sama saja," kata Fachrul saat menyampaikan keterangan pers perkembangan pemulihan ekonomi di Kantor Presiden, Rabu, 25 November 2020.

    Dia akan merapatkan persiapan Natal bersama Bimas Kristen sama Bimas Katolik.

    Fachrul mengungkapkan imbauan yang dikeluarkan Kementerian Agama tidak berbeda jauh dengan perayaan hari raya agama lain yang ada di Indonesia, seperti saat jelang hari raya Idul Fitri dan Idul Adha yang lalu dirayakan umat Islam. Sebab, pada dasarnya ibadah agama apapun kondisinya tidak jauh berbeda.

    Perayaan hari raya agama, menurut Fachrul, juga berkaitan erat dengan aktivitas mudik yang dilakukan masyarakat. Kemenag juga akan mengeluarkan aturan terkait mudik Natal tahun ini.

    "Masalah mudiknya juga akan kami cantum di situ bersamaan dengan kami keluarkan produk (hukum) itu," ungkap dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pam Swakarsa, dari Reformasi hingga Wacana Calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo

    Dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri, Listyo menyampaikan berbagai gagasan akan menghidupkan kembali pam swakarsa.