Polri dan TNI Bakal Patroli Besar-besaran Menjelang HUT OPM

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswa Papua mengecat tubuhnya dengan bendera Bintang Kejora saat menggelar aksi unjuk rasa di Bandung, Selasa, 27 Agustus 2019. Pembukaan kembali akses internet di Papua menjadi salah satu tuntutan mereka. TEMPO/Prima Mulia

    Mahasiswa Papua mengecat tubuhnya dengan bendera Bintang Kejora saat menggelar aksi unjuk rasa di Bandung, Selasa, 27 Agustus 2019. Pembukaan kembali akses internet di Papua menjadi salah satu tuntutan mereka. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri dan TNI akan melaksanakan patroli menjelang perayaan ulang tahun Organisasi Papua Merdeka pada 1 Desember mendatang. Polisi mengimbau masyarakat Papua untuk tak merayakan ulang tahun organisasi separatis tersebut.

    "Untuk mengantisipasi, mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono di kantornya, Jakarta Selatan, pada Senin, 23 November 2020.

    Polri juga melakukan pertemuan bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, beserta masyarakat Papua agar tak melaksanakan acara HUT OPM.

    "Melaksanakan kehidupan sehari-hari di bawah naungan NKRI dan berharap tidak ada yang berusaha melaksanakan acara memperingati 1 Desember," ucap Awi.

    Menurut Awi, OPM merupakan organisasi inkonstitusional dan selalu berupaya memisahkan diri dari Indonesia.

    "OPM itu inkonstitusional. Rekan-rekan di Papua, diharapkan tidak menggelar HUT itu. Polri dan TNI akan terus melakukan patroli besar-besaran agar tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban di sana," kata Awi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mencermati Rekam Jejak, Karier, dan Harta Komjen Listyo Sigit Prabowo

    Komjen Listyo Sigit Prabowo, calon tunggal Kapolri pilihan Jokowi, menjalani fit and proper test pada 19 Januari 2021. Ini catatan perihal Listyo.