Nono Sampono: Keragaman Budaya adalah Kekayaan Sekaligus Ketahanan Nasional

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, saat di Kedaton Kasultanan Tidore, Maluku Utara, Rabu, (18/11).

    Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, saat di Kedaton Kasultanan Tidore, Maluku Utara, Rabu, (18/11).

    INFO NASIONAL-- Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, mengungkapkan bahwa keberagaman budaya daerah adalah warisan kekayaan sekaligus ketahanan nasional bangsa yang harus terus dijaga.
     
     
    "Indonesia dalam perjalanannya saat ini terus berproses, dalam sejarah pernah mengalami masa kejayaan dan kini menjadi tugas kewajiban anak bangsa menjaga NKRI," kata Nono dalam Webinar Nasional Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Rekonstruksi Hubungan Sejarah dan Budaya Tidore-Papua Untuk Memperketat Ketahanan Nasional Dalam Bingkai NKRI" Kerjasama DPD RI dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Lembaga Adat Kesultanan Tidore dan Universitas Khairun, di Kedaton Kasultanan Tidore, Maluku Utara, Rabu (18/11)
     
    “Tugas kita sebagai anak bangsa sebagai bagian dari sejarah adalah untuk memperkuat, memperkokoh, berbuat yang lebih baik untuk generasi berikutnya. Lahirnya Indonesia karena ada kesepakatan politik, kesadaran untuk mau menyatu meskipun berbeda,’’ lanjut Nono.
     
    Ia melanjutkan, bahwa Indonesia sebagai sebuah negara yang diwariskan telah berumur 75 tahun dan terus berproses. Tidore dan Papua sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari bingkai besar sejarah terbentuknya NKRI.
     
    “Kita ingin Indonesia sebagai NKRI bisa bertahan sepanjang masa jangan sampai punah. Toleransi kerukunan tidak bisa dihindari harus dijaga, ini yang melahirkan tata nilai yang dinamakan Pancasila oleh para pendiri bangsa, dari perbedaan yang ada kita disatukan. Kita rawat betul Pancasila pendekatan keadilan kesejahteraan dan budaya maka republik ini akan makin kokoh dan kuat,” jelas Senator asal Maluku tersebut.
     
    Menurut Nono, DPD RI lahir untuk mengisi sistem ketatanegaraan di Indonesia dan memberikan keseimbangan teritori wilayah, dalam hal ini mewujudkan kesejahteraan pemerataan dan keadilan bagi daerah.
     
    "Kami lahir dari reformasi menyuarakan suara daerah untuk memperkokoh, memperkuat, menjaga NKRI, melalui perwakilan senator untuk berjuang bagi daerah-daerah, di sini kami menjaga keseimbangan karena suara daerah harus didengar oleh pusat," tuturnya.
     
    Turut hadir pada kegiatan ini antara lain para Senator H. Ahmad Nawardi (Ketua PURT DPD RI), Andi Muhammad Ihsan, Stefannus B.A.N Liow, Arniza Nilawati, Habib Ali Alwi, Hilda Manafe, Matheus Stefi Pasimanjeku, Namto Hui Roba, Mamberop Y Rumakiek, Oni Suwarman, Dosen Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malut Herman Oesman, para tokoh masyarakat adat Tidore. (*)

     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Sepakati Travel Bubble dengan Singapura, Ini Penjelasannya...

    Indonesia membuka pintu pariwisata melalui Travel Bubble. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menyeberang ke Singapura melalui Batam dan Bintan.