Saksi Buatkan Surat Atas Nama Istri Djoko Tjandra, Prasetijo Janjikan Hadiah

Reporter

Mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo mengenakan baju tahanan saat pelimpahan tahap II kasus dugaan pencabutan red notice atas nama Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2020. Setelah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, tiga tersangka ini segera disidangkan. ANTARA/Rommy S

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Polri, Brigadir Junjungan Fortes, mengaku pernah dijanjikan sesuatu dari Brigjen Prasetijo Utomo atas jasa membuatkan surat yang mengatasnamakan Anna Boentaran, istri Djoko Tjandra, untuk Kepala Divhubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte.

"Waktu itu beliau bilang, 'Nanti kamu dapat lah'," kata Fortes saat bersaksi untuk terdakwa Prasetijo di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 16 November 2020.

Jaksa pun menanyakan maksud perkataan Prasetijo kepada Fortes. Namun, Fortes mengaku tidak tahu karena tidak menanyakan lagi ke mantan atasannya itu.

Jaksa kemudian membacakan keterangan Fortes saat diperiksa penyidik. Pada berita acara, Fortes menjawab bahwa ia menghadap Prasetijo di ruangan kerjanya dan mendapat penyampaian dengan kalimat, 'Draf sudah saya terima dan saya sudah kasihkan'.

"Kemudian huruf n (BAP), 'Saat bertemu tersebut Bapak Prasetijo Utomo menjanjikan sesuatu kepada saya dengan kalimat: nanti kamu dapat lah, kadivmu itu terima banyak. Itu penyampaian dari terdakwa?" tanya jaksa.

Fortes membenarkan keterangan dalam berita acara pemeriksaan tersebut. Jaksa pun menanyakan siapa kadiv yang dimaksud, dan Fortes menjawab Irjen Napoleon.

"Jadi maksudnya Bapak Napoleon dapat banyak, saksi juga dapat gitu?" tanya jaksa.

Fortes menjawab, "Saya tidak tahu, Pak. Saya tidak tanya lagi."

FRISKI RIANA






Hendra Kurniawan Tunjuk Ari Cahya Amankan CCTV Duren Tiga karena Pernah Tangani CCTV Kasus Djoko Tjandra

25 hari lalu

Hendra Kurniawan Tunjuk Ari Cahya Amankan CCTV Duren Tiga karena Pernah Tangani CCTV Kasus Djoko Tjandra

Hendra Kurniawan mengungkap alasan kenapa awalnya meminta Ari Cahya untuk memeriksa dan mengamankan CCTV dalam kasus kematian Brigadir Yosua


Mantan Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat, Apa Ketentuannya?

7 September 2022

Mantan Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat, Apa Ketentuannya?

Eks jaksa Pinangki terbukti terima suap Djoko Tjandra divonis 10 tahun, lalu Pengadilan Tinggi Jakarta memangkas menjadi 4 tahun, kini bebas bersyarat


Bebas Bersyarat, Begini Kilas Balik Kasus yang Menjerat Jaksa Pinangki

7 September 2022

Bebas Bersyarat, Begini Kilas Balik Kasus yang Menjerat Jaksa Pinangki

Jaksa Pinangki, yang baru saja bebas bersyarat, merupakan mantan jaksa yang terseret dalam kasus korupsi dan pencucian uang.


Mantan Jaksa Pinangki Sirna Malasari Bebas Bersyarat

6 September 2022

Mantan Jaksa Pinangki Sirna Malasari Bebas Bersyarat

Pinangki Sirna Malasari dipenjara karena terbukti menerima suap US$ 500 ribu dari konglomerat Djoko Tjandra.


HUT ke-71 Djoko Tjandra dalam Bui, Dijerat Kasus Korupsi Bank Bali hingga Surat Jalan Palsu

27 Agustus 2022

HUT ke-71 Djoko Tjandra dalam Bui, Dijerat Kasus Korupsi Bank Bali hingga Surat Jalan Palsu

Hari ini 27 Agustus Djoko Tjandra berusia 71 tahun. Ia terlilit kasus korupsi Bank Bali hingga surat jalan palsu yang menyeret 2 perwira tinggi polisi


Ferdy Sambo dan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Bui Brigjen Prasetyo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte

13 Agustus 2022

Ferdy Sambo dan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Bui Brigjen Prasetyo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte

Irjen Ferdy Sambo tersangka kematian Brigadir J terlibat penyelidikan kasus penerbitan surat jalan palsu Djoko Tjandra. Dua perwira Polri dihukum.


Kasus Penganiayaan M Kace, Irjen Napoleon Didakwa Pasal Pengeroyokan

24 Maret 2022

Kasus Penganiayaan M Kace, Irjen Napoleon Didakwa Pasal Pengeroyokan

JPU mendakwa Irjen Napoleon Bonaparte dengan pasal pengeroyokan karena ia diduga telah menganiaya Muhammad Kosman alias Muhammad Kace


3 Koruptor yang Pernah Melarikan Diri ke Singapura

27 Januari 2022

3 Koruptor yang Pernah Melarikan Diri ke Singapura

Indonesia dan Singapura resmi menandatangani perjanjian ekstradisi pada Januari 2022. Berikut tiga koruptor yang pernah melarikan diri ke Singapura.


Kaleidoskop 2021: Nurdin Abdullah Ditangkap hingga Bupati Terpilih Warga Asing

25 Desember 2021

Kaleidoskop 2021: Nurdin Abdullah Ditangkap hingga Bupati Terpilih Warga Asing

Tangkap tangan terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah terjadi pada Jumat, 26 Februari 2021 di Sulawesi Selatan.


Irjen Napoleon Dieksekusi ke Lapas Cipinang

17 November 2021

Irjen Napoleon Dieksekusi ke Lapas Cipinang

Irjen Napoleon Bonaparte menjalani eksekusi pidana penjara di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, setelah kasasinya ditolak oleh Mahkamah Agung.