Kata Mabes Polri soal Banyaknya Massa Penjemput Rizieq Shihab

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyapa simpatisannya dari atas mobil saat tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Selasa, 10 November 2020. Rizieq Shihab kembali ke Indonesia setelah menetap di Arab Saudi sejak tahun 2017. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyapa simpatisannya dari atas mobil saat tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Selasa, 10 November 2020. Rizieq Shihab kembali ke Indonesia setelah menetap di Arab Saudi sejak tahun 2017. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Mabes Polri enggan berkomentar banyak atas riuhnya penyambutan ketika Rizieq Shihab pulang ke Indonesia pada Selasa, 10 November 2020. Keriuhan itu terjadi baik di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, maupun di daerah Petamburan, Jakarta Pusat, yang merupakan lokasi kediaman Rizieq.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan pengamanan kepulangan Rizieq ditangani Kepolisian Daerah Metro Jaya.

    "Silahkan koordinasi dengan Polda Metro Jaya. Karena memang sudah kami limpahkan semua ke Polda Metro Jaya penanganannya," ujar Awi melalui konferensi pers daring pada Selasa, 10 November 2020.

    Sejumlah fasilitas di Bandara Soekarno Hatta diketahui rusak akibat adanya aksi dorong-mendorong antar pendukung. Jalan tol menuju bandara sempat berhenti total.

    Sedangkan di daerah Petamburan, sepanjang jalan tersebut terpaksa ditutup lantaran meluapnya pendukung pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.