Promosikan Eri Cahyadi, Risma: Dia Ikut Membangun Surabaya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu baliho bergambar Tri Rismaharini bersama calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Foto: Antara

    Salah satu baliho bergambar Tri Rismaharini bersama calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Foto: Antara

    TEMPO.CO, JakartaWali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan Calon Wali Kota Eri Cahyadi ikut membangun Surabaya. Eri merupakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya.

    Risma mengatakan mengetahui kemampuan Eri sejak menjadi aparatur sipil negara (ASN) sampai menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya.

    "Dia orangnya inovatif, bertanggung jawab, dan berani membela kepentingan orang banyak. Dia selama ini ikut merancang dan menjalankan program pemerintah kota, saya tahu betul kualitasnya," ujar Risma, Senin, 9 November 2020.

    Risma bersyukur, Surabaya sudah semakin berkembang, tidak hanya dari sisi infrastruktur kota yang kian baik dan modern, tetapi diiringi dengan berbagai program sosial dan pendidikan serta kesehatan yang bermutu.

    "Ke depan itu semua harus diteruskan, diperbaiki apa yang masih kurang, misalnya masih ada beberapa spot yang banjir," katanya.

    Menurut dia, Surabaya adalah rumah besar yang ramah bagi semua umat beragama. Seperti di kawasan Babatan dan Wiyung. 

    Pada kesempatan tersebut, Risma juga meminta maaf atas masih adanya kekurangan dalam memimpin Surabaya selama 10 tahun terakhir.

    "Saya beberapa bulan lagi selesai. Saya masih terus bekerja menyelesaikan beberapa hal yang kurang, seperti sekarang kami bekerja mengantisipasi datangnya musim hujan, semuanya untuk warga Surabaya. Saya juga mohon dimaafkan karena pasti ada kekurangan dalam memimpin kota ini 10 tahun terakhir," kata Risma.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.