Bamsoet Dorong Pemerintah Perkuat Kerja Sama Pariwisata Indonesia - Turki

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memenuhi undangan Wakil Walikota Istanbul untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata di Istanbul, Turki.

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memenuhi undangan Wakil Walikota Istanbul untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata di Istanbul, Turki.

    INFO NASIONAL-Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet memenuhi undangan Wakil Walikota Istanbul untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata di Istanbul, Turki. Dari atas kapal, Wakil Wali Kota Istanbul menjelaskan, hamparan pemandangan beragam landmark dan beragam bangunan berarsitektur khas Eropa, Asia, bahkan Mediterania. 

    "Wakil Wali Kota juga menunjukkan istana Dolmabahce yang terlihat dari atas kapal yang menyerupai istana-istana gaya Eropa. Dengan segala kebesaran serta kemegahannya. Istana ini merupakan pusat dari administrasi utama Kekaisaran Ottoman," ujar Bamsoet di Istanbul, Turki, Kamis, 5 November 2020.

    Ketua DPR RI ke-20 ini mengungkapkan, sebelum pandemi Covid-19, tak kurang dari 45 juta turis mancanegara datang ke Turki. Selama pandemi, turun menjadi sekitar 30 jutaan. 

    "Sementara Indonesia, di masa normal saja untuk keseluruhan total kedatangan turis mancanegara hanya sekitar 15-20 jutaan. Karenanya, saya mendorong kerjasama antara Indonesia-Turki di bidang pariwisata perlu terus ditingkatkan," ucap Bamsoet 

    Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menilai tak ada salahnya Indonesia belajar dari Turki dalam hal mengelola destinasi wisata. Dengan demikian, bisa lebih banyak mendatangkan turis mancanegara 

    "Masyarakat di Istanbul sangat ramah terhadap turis. Sama halnya seperti masyarakat Indonesia. Objek wisata di Indonesia sebenarnya sangat luar biasa, seperti halnya objek wisata di Istanbul yang sarat akan sejarah. Kita hanya perlu meningkatkan manajemen pengelolaan, sehingga turis semakin banyak terpancing datang ke Indonesia," katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu Satelit Orbit 123 derajat BT dan Kronologi Kekisruhannya?

    Kejaksaan Agung menilai pengelolaan slot satelit orbit 123 derajat BT dilakukan dengan buruk. Sejumlah pejabat di Kemenhan diduga terlibat.