KPK akan Bantu SFO Inggris Selidiki Dugaan Suap Bombardier ke Garuda

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA

    Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan membantu Serious Fraud Office, lembaga pemberantasan korupsi Inggris, dalam menyelidiki kasus dugaan suap dari perusahaan pembuat pesawat Bombardier ke maskapai Garuda Indonesia.

    “KPK akan membantu pihak SFO yang sedang melakukan penyelidikan terkait kasus Garuda ini,” kata Pelaksana Tugas Jur Bicara KPK, Ali Fikri, Sabtu, 7 November 2020.

    Ali mengatakan sejak awal penyelidikan kasus suap pengadaan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia, KPK sudah bekerja sama dengan penegak hukum di beberapa negara, seperti SFO Inggris dan CPIB Singapura. Kerja sama dengan SFO, kata dia, dilakukan dengan tukar-menukar data dan informasi.

    “Sejauh ini KPK dalam kerangka kerjasama internasional sudah lama menjalin kerjasama dengan otoritas asing baik agent to agent maupun melalui MLA,” kata Ali.

    Sebelumnya, SFO telah melakukan investigasi dugaan suap kontrak penjualan pesawat dari Bombardier ke Garuda sejak 5 November 2020. Investigasi dilakukan setelah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia menyatakan mantan Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar bersalah karena menerima suap dari pabrikan pesawat dalam proyek pengadaan mesin. Emirsyah divonis 8 tahun penjara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.