Kontak Senjata Terjadi Lagi di Intan Jaya, TNI Sebut 1 Anggota Tertembak

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokumentasi petugas bersiaga di salah satu TKP penembakan di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. (ANTARA/HO-Humas Polda Papua)

    Dokumentasi petugas bersiaga di salah satu TKP penembakan di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. (ANTARA/HO-Humas Polda Papua)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kontak senjata api kembali terjadi di Intan Jaya, Papua pada Jumat, 6 November 2020. Dikabarkan satu anggota TNI bernama Pratu Firdaus tewas dalam kejadian ini dan satu anggota lain terluka.

    "Saat ini sedang dilaksanakan proses evakuasi korban", ujar Kepala Penerangan Komando Wilayah Gabungan Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi I Gusti Nyoman Suriastawa

    Suriastawa mengatakan bahwa baku tembak terjadi di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Dua anggota TNI yang tertembak personel Satgas Yonif R 400/BR yang sedang patroli.

    Suriastawa mengatakan bahwa kejadian ini menambah daftar korban jiwa di Intan Jaya. Pada September 2020, dua anggota TNI juga diketahui tewas dalam aksi baku tembak yang disebut TNI terjadi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

    Peristiwa September lalu memicu serangkaian konflik lain yang puncaknya membuat tewas Pendeta Yeremia Zanambani pada 19 September 2020. Pemerintah lewat Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan telah membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF Intan Jaya) untuk menginvestigasi kejadian ini.

    Selain itu, Tim Kemanusiaan Papua hingga Komnas HAM juga baru saja ikut turun dan melakukan investigasi secara terpisah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.