JK Perkirakan Pandemi Covid-19 Selesai 2022

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (depan), didampingi Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie (kedua kanan), beserta pengurus DMI dan pengurus Masjid Al Azhar meninjau penyemprotan disinfektan di Masjid Al Azhar Jakarta Selatan, Rabu, 3 Juni 2020. Penyemprotan tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di masjid tersebut. ANTARA/Nova Wahyudi

    Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (depan), didampingi Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie (kedua kanan), beserta pengurus DMI dan pengurus Masjid Al Azhar meninjau penyemprotan disinfektan di Masjid Al Azhar Jakarta Selatan, Rabu, 3 Juni 2020. Penyemprotan tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di masjid tersebut. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla atau JK memperkirakan Indonesia baru benar-benar pulih dari pandemi Covid-19 pada 2022.

    "Kalau ditanya kapan kira-kira pandemi Covid-19 ini selesai, maka saya perkirakan di Indonesia baru bisa selesai pada tahun 2022," kata JK dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 31 Oktober 2020.

    JK mengatakan, yang bisa menyelesaikan pandemi adalah vaksin. Sementara uji klinis vaksin baru bisa keluar antara Januari-Februari 2021, dan mulai diproduksi pada Maret. Sehingga, JK memperkirakan vaksin Covid-19 baru bisa siap pada pertengahan 2021.

    "Dan pasti masing-masing negara produsen vaksin itu seperti Cina, Inggris dan Amerika akan mengutamakan negara, setelah itu baru kita bisa dapat," kata dia.

    Menurut Jusuf Kalla, jika vaksin diberikan kepada 1 juta orang per hari, maka butuh waktu 1 tahun dalam melakukan vaksinasi besar-besaran. Namun, untuk melakukan vaksinasi pada 1 juta populasi per hari bukan lah pekerjaan mudah. Sebab, kata JK, kemampuan Indonesia dalam tes Covid-19 saja hingga saat ini maksimum hanya 30 ribu spesimen per hari.

    JK menilai kemampuan pemberian vaksin pada pertengahan tahun depan hanya bisa diberikan kepada 500 ribu orang setiap harinya. Karena itu, ia pun meminta masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan. JK juga mengimbau relawan PMI lebih intensif melakukan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

    Dalam rangka pemberian vaksin kepada masyarakat, JK menyatakan PMI menyiapkan 230 Unit Donor Darah yang tersebar di wilayah Indonesia sebagai pos pemberian vaksin, disertai ribuan tenaga vaksin. “Semua akan kita kerahkan untuk mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat,” ucap JK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diego Maradona dan Tangan Tuhan

    Sosok Diego Maradona yang kontroversial tidak dapat dipisahkan dari gol yang disebut-sebut orang sebagai gol Tangan Tuhan.