Hasto Sindir Menteri Berimajinasi Menuju 2024, Adian: Arahnya pada Erick Thohir

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Komisi VII DPR RI, Adian Napitupulu ditemui awak media di Polda Metro Jaya, Jumat, 9 Oktober 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    Anggota Komisi VII DPR RI, Adian Napitupulu ditemui awak media di Polda Metro Jaya, Jumat, 9 Oktober 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus PDIP Adian Napitupulu mengungkit kembali pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Banteng Hasto Kristiyanto yang menyebut soliditas kabinet saat ini berpotensi terganggu oleh imajinasi menteri yang berambisi untuk maju di 2024. Menurut Adian, sindiran itu ditujukan kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

    "Siapa menteri yang dimaksud Sekjen PDI Perjuangan? Menurut saya barangkali menteri tersebut boleh jadi mengarah pada Erick Thohir," ujar Adian lewat keterangan tertulis, Jumat, 30 Oktober 2020.

    Indikasi itu, ujar Adian, didasarkan terbentuknya relawan pendukung Erick Thohir, adanya deklarasi Erick for Presiden 2024, pembagian sembako dan beras dalam bungkus yang berisi tulisan terkait pencapresan Erick di 2024 termasuk juga promosi Erick Thohir di sosial media juga di konten konten Youtube mudah didapatkan.

    Sebagai contoh terdekat, lanjut Adian, dalam satu bulan terakhir ini ribuan spanduk puja puji terhadap Erick Thohir bertebaran di berbagai kota.

    "Dalam situasi pandemi ini sebaiknya menteri fokus pada bidang kerjanya dan bergotong royong menjaga Presiden. Ambisi menteri menuju 2024 baiknya diredam dulu agar kabinet tetap solid tidak saling intip serta berujung saling jegal dan menuai pro kontra yang tidak perlu terjadi di saat ini," ujar Adian. 

    Menurut Adian, peringatan Hasto tidak bisa dianggap angin lalu karena Sekjen PDI Perjuangan telah melakukan verifikasi berlapis terhadap semua informasi dan data dari berbagai lapisan masyarakat di berbagai daerah. Peringatan serupa, lanjut dia, pernah disampaikan Hasto jauh hari sebelumnya yaitu menjelang pelantikan kabinet 2019 lalu.

    Tagar #ErickForPresiden2024 memang beberapa kali muncul sejak Erick masuk dalam jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. Terutama, ketika terbongkarnya kasus penyelundupan Harley Davidson dan Brompton. Kasus ini seolah menjadi jalan masuk bagi Erick untuk melakukan bersih-bersih PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Erick memecat pucuk pimpinan Garuda, Ari Askhara seketika kala itu.

    Beberapa gebrakan Erick lainnya kemudian menempatkan bos Mahaka Group ini sebagai salah satu menteri terbaik versi sejumlah lembaga survei. Hasil memasukkan Erick dalam bursa capres 2024. Meski, elektabilitas Erick masih rendah. Akun sosial media sejenis bakal calon presiden 2024 seperti Erick Thohir for Indonesia ataupun Erick Thohir for President pun mulai banyak. Erick pernah mengaku terganggu dengan hal-hal tersebut.

    "Melalui pesan ini, saya ingin sampaikan bahwa saya tidak pernah membuat akun sosial media baik di FB, Instagram ataupun Twitter yang bernama seperti Erick Thohir for Indonesia ataupun Erick Thohir for President," ujar Erick lewat keterangan tertulis pada Sabtu, 11 April 2020.

    Erick menegaskan, apabila ada postingan dari akun seperti itu, sama sekali bukan dari dirinya maupun tim. "Bahkan, postingan tersebut mengganggu kami," ujar Erick.

    Menurut Erick, saat ini dirinya hanya ingin fokus bekerja dengan baik, mengemban tugas yang diberikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    Adian sendiri pernah bersitegang dengan Erick Thohir soal isu jatah kursi komisaris BUMN. Saat itu, Adian meminta jatah kursi komisaris BUMN untuk rekannya. Nama-nama yang disodorkan Adian berasal dari kelompok relawan yang merupakan eks aktivis 1998. Erick Thohir tak menggubris nama yang disodorkan Adian. 

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ciri-Ciri Tabung Spesial Vaksin Covid-19

    Vaksin Covid-19 membutuhkan tabung yang terbuat dari kaca spesial untuk penyimpanannya. Seperti apakah ciri-ciri kaca itu? Berikut detailnya.