Jokowi Terus Dirundung Isu PKI, Megawati Mengaku Kesal

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan dalam pembukaan Sekolah Partai pembekalan Calon Kepala Daerah, yang dilakukan secara daring. Jumat 21 Agustus 2020. Foto: Istimewa.

    Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan dalam pembukaan Sekolah Partai pembekalan Calon Kepala Daerah, yang dilakukan secara daring. Jumat 21 Agustus 2020. Foto: Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri merasa kesal lantaran partainya terus dirundung isu PKI (Partai Komunis Indonesia). Ia juga mengaku kesal isu tersebut menerpa Presiden Joko Widodo.

    "Ngapain orang zaman gini masih ngomongin PKI, buktikan dong. Ada aturannya, jangan hanya untuk membohongi rakyat. Lama-lama saya kesal," kata Megawati dalam acara peresmian 13 kantor PDIP, Rabu, 28 Oktober 2020.

    Dalam acara yang disiarkan virtual itu, Megawati mempertanyakan apakah ucapannya bisa viral. Menyadari kemungkinan viral, Megawati pun meminta para kadernya melawan jika ia dirundung isu PKI.

    "Nanti kalian lihat, kalau saya di-bully, lawan. Masa Presiden kelima RI dibilang PKI? Terus Pak Jokowi, pilihan rakyat langsung lho," kata Megawati.

    Megawati mengatakan partainya dua kali mengusung Jokowi di pemilihan presiden. Ia keberatan Jokowi disebut tak memiliki garis keturunan yang jelas dari ayah dan ibunya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Jaga Jarak yang Tepat Saat Covid-19

    Menjaga jarak adalah salah satu aturan utama dalam protokol Covid-19. Berikut tips untuk menjaga jarak secara efektif.