FPI Sebut Rizieq Shihab Pulang ke Indonesia pada Bulan Maulid Nabi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengunjungi lokasi posko banjir di Kemuning, Keluarahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 22 Februari 2017. Tempo/Avit Hidayat

    Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengunjungi lokasi posko banjir di Kemuning, Keluarahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 22 Februari 2017. Tempo/Avit Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Novel Bamukmin menyebut pimpinannya, Rizieq Shihab akan pulang ke Indonesia dalam bulan Rabiul Awal atau dikenal juga dengan bulan Maulid Nabi ini.

    "Sekitar bulan maulid ini, Insya Allah enggak lebih dari itu. Kecuali, rezim ini sudah benar benar menantang ulama, habaib dan umat Islam untuk mempersulit kedatangan beliau," ujar Novel lewat pesan singkat, Senin, 26 Oktober 2020.

    Menurut Kalender Hijiriah, 1 Rabiul Awal bertepatan dengan Ahad, 18 Oktober. Adapun peringatan Maulid Nabi pada 12 Rabiul Awal jatuh pada tanggal 29 Oktober 2020 bertepatan dengan hari Kamis pekan ini.

    Adapun rencana kepulangan Rizieq disampaikan oleh pimpinan FPI itu sendiri dalam sebuah video berdurasi 01.30 menit, yang juga sudah tersebar di laman media sosial.

    "Insya Allah dalam waktu dekat ini, tidak lama lagi, saya sekeluarga akan kembali ke Indonesia, akan pulang ke tanah air, dan akan kembali berjuang bersama umat Islam di kita punya negeri tercinta," demikian pernyataan Rizieq dalam video itu.

    FPI sebelumnya menyebut bahwa pimpinan mereka itu sudah bisa pulang ke Indonesia karena tidak lagi dicekal Arab Saudi.

    Sementara itu, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh membantah klaim FPI. Agus menyebut, berdasarkan komunikasinya dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, nama Mohammad Rizieq Syihab (MRS) dalam sistem portal imigrasi Kerajaan Arab Saudi masih “blinking merah” dengan tulisan ta’syirat mutanahiyah (visa habis) dan dalam kolom lain tertulis: mukhalif (pelanggar UU). Bentuk pelanggaran: mutakhallif ziyarah (overstay dengan visa kunjungan).

    "Ada juga kolom “ma’lumat al-mukhalif” (data tentang pelanggar). Di kolom foto MRS ditulis “Surah al-Mukhalif” foto pelanggar. “Red Blink” adalah sinyal bahwa yang bersangkutan belum bisa keluar dari Arab Saudi," ujar Agus.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.