Masuk Bursa Caketum PPP, Sandiaga Disebut Nyaman dan Loyal ke Gerindra

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Realawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Sandiaga Uno (kiri) berbincang dengan Ketua Pewarta Foto Indonesia Reno Esnir (kanan) saat meninjau rapid tes massal di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Ahad, 28 Juni 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Realawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Sandiaga Uno (kiri) berbincang dengan Ketua Pewarta Foto Indonesia Reno Esnir (kanan) saat meninjau rapid tes massal di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Ahad, 28 Juni 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Sandiaga Uno, Kawendra Lukistian mengaku yakin mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu akan tetap bertahan di Partai Gerindra. Hal ini disampaikan Kawendra menanggapi isu munculnya nama Sandiaga di bursa calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan.

    "Saya yakin Bang Sandi tetap berjuang untuk rakyat bersama Pak Prabowo (Subianto) di Gerindra," kata Kawendra melalui pesan singkat, Senin, 26 Oktober 2020.

    Kawendra mengaku telah mengenal Sandiaga selama 13 tahun. Sandiaga, kata dia, adalah seorang yang loyal dalam berjuang dan pendiriannya tak mudah goyang.

    Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini pun yakin Sandiaga berkomitmen sama-sama semakin membesarkan partai besutan Prabowo Subianto tersebut. Selain itu, kata Kawendra, komunikasi Sandiaga dengan para petinggi Gerindra juga berjalan baik dan intens. Kawendra mengimbuhkan, istri Sandiaga Uno, Nur Asia, juga bagian dari Dewan Pembina Gerindra.

    "Bang Sandi sangat sayang dan nyaman dengan Gerindra," ujar Kawendra.

    Munculnya nama Sandiaga di bursa calon ketua umum PPP sebelumnya disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi. Menurut Baidowi, nama Sandiaga diusulkan oleh sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

    "Yang nyebut nama Sandiaga Uno ada beberapa DPC, bukan saya yang usulkan ya," kata Baidowi ketika dihubungi, Senin, 26 Oktober 2020.

    Baidowi mengatakan usulan itu masih bersifat wacana. Dia menjelaskan, Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP sebenarnya mensyaratkan ketua umum harus sudah pernah menjabat di tingkat Dewan Pimpinan Pusat atau Dewan Pimpinan Wilayah setidaknya selama satu periode.

    Meski begitu, ia mengatakan AD/ART bisa saja diubah di dalam muktamar. Partai kakbah rencananya akan menggelar muktamar pada 19-21 Desember mendatang di Makassar, Sulawesi Selatan. "Semua tergantung muktamirin," kata Baidowi.

    Sejauh ini, beberapa kandidat yang akan maju di muktamar PPP ialah Suharso Monoarfa, Mardiono, dan Ahmad Muqowam. Ketiganya adalah politikus senior di partai kakbah. Ada pula calon luar yakni Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang dicalonkan Dewan Pimpinan Wilayah PPP Jawa Timur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tes Usap Rizieq Shihab, Antara Privasi Versus Melindungi Kota Bogor

    FPI menilai tindakan Pemkot Bogor melaporkan RS Ummi ke Kepolisian merupakan tindak ketidakadilan. RS Ummi dilaporkan terkait kondisi Rizieq Shihab.