Jokowi Minta soal Vaksin Covid-19 Tak Ada Persepsi Pemerintah Tergesa-gesa

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Rabu, 12 Agustus 2020. Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Rabu, 12 Agustus 2020. Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta keamanan dan keefektifan pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 diperhatikan dengan serius. Jokowi ingin semua tahapan dilakukan secara hati-hati berdasarkan data saintifik dan juga standar-standar kesehatan. Presiden tidak ingin pemerintah terkesan tergesa-gesa dan mengabaikan kaidah-kaidah ilmiah.

    "Hati-hati, jangan sampai kita tergesa-gesa sehingga kaidah-kaidah saintifik ini dinomor duakan. Tidak bisa. Jangan nanti timbul persepsi bahwa pemerintah ini tergesa-gesa, terburu-buru, tanpa mengikuti koridor-koridor ilmiah yang ada," ujar Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Senin, 26 Oktober 2020.

    Menurut Jokowi, aspek keamanan dan efektivitas dari vaksin Covid-19 saat ini betul-betul menjadi perhatian utama masyarakat, termasuk para pakar dan para peneliti. Sehingga harus betul-betul diperhatikan.

    "Keamanan itu artinya kalau disuntik itu betul-betul memang sudah melalui sebuah tahapan-tahapan uji klinis yang benar, karena kalau ada satu saja yang bermasalah nanti bisa akan menjadikan ketidakpercayaan masyarakat terhadap upaya vaksinasi ini," ujar Jokowi.

    Pemerintah, kata Jokowi, menginginkan proses vaksinasi ini dilakukan dengan gerak cepat, tetapi penuh dengan perencanaan dan persiapan yang matang.

    "Mengapa perlu kecepatan? Karena memang semua negara tengah berlomba-lomba untuk memperoleh vaksin. Semuanya memang kejar-kejaran ingin mendapatkan vaksin agar warga bisa cepat pulih dan ekonomi bangkit," ujar Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diego Maradona dan Tangan Tuhan

    Sosok Diego Maradona yang kontroversial tidak dapat dipisahkan dari gol yang disebut-sebut orang sebagai gol Tangan Tuhan.