Luc Besson, Sutradara Ternama, Bicara Karya-karyanya kepada Publik Indonesia di Mola TV

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFO NASIONAL-- Setelah bulan lalu, September 2020, menghadirkan Mike Tyson dalam acaranya, Mola TV kini menghadirkan Luc Besson, sutradara asal Prancis yang menciptakan film-film box office seperti Taken, Transporter, dan The Professional. Luc Besson akan berbagi pengalaman secara langsung kepada pencinta film di Indonesia melalui acara Mola Living Live di Mola TV.

    Acara Mola Living Live bersama Luc Besson akan digelar pada   Jumat, 23 Oktober, pukul 22.00 WIB, dan ditayangkan secara eksklusif di Mola TV. Acara Mola Living Live ini dilengkapi dengan fitur interaktif yang memperbolehkan pemirsa untuk turut berpartisipasi dalam sesi tanya-jawab dengan Luc Besson.

    Yang sangat mengesankan dari prestasi Luc Besson, meskipun film yang diproduksinya merupakan film Prancis, hampir semuanya dipasarkan ke pasar internasional dan tidak di Prancis saja. 

    Sekuel film thriller/action Taken 2, misalnya, bisa menjadi ilustrasi dari betapa karya-karya Luc Besson bisa diterima di pasar internasional dengan latar belakang flimnya yang menjelajah ke berbagai lokasi yang menarik di luar Prancis.

    Melalui Taken 2, aktor Liam Neeson sebagai mantan agen CIA membawa kita berpetualang ke Instanbul, Turki, lokasi indah yang menjadi jembatan penghubung antara Asia dan Eropa.

    Taken 2 disebut sebagai film Prancis dengan pemasokan terbesar di dunia dan sudah ditayangkan di Mola TV melalui HBO GO. Demikian juga dengan film Luc Besson terbaru berjudul Anna yang dirilis pada 2019. Kisah seorang wanita cantik asal Rusia yang menyamar menjadi model di Paris dan menjadi agen ganda KGB dan CIA. Film laga ini dibintangi Luke Evans, Cilian Murphy, dan Helen Mirren.

    Sedangkan film petualangan musikal A Monster in Paris (Un monstre a Paris) yang diproduksi Luc Besson berlatar belakang peristiwa tahun 2010. Beberapa unsur dari film ini diambil dari novel Gaston Leroux yang legendaris di dunia, The Phamton of the Opera. 

    “Kami berharap pola pikir globalisasi Luc bisa membantu sineas Indonesia untuk juga melirik potensi pasar yang ada di luar Indonesia. Di era globalisasi, dunia semakin sempit dan sayang jika kita hanya membidik pasar di negara sendiri. Hal ini tentunya juga berlaku bagi industri-industri lain dan bukan perfilman saja,” ujar Perwakilan Mola TV, Mirwan Suwarso.

    “Mola TV sendiri saat ini produksinya sudah ditayangkan di lebih dari 90 negara dan menurut kami banyak produser film Indonesia yang karyanya pun layak mulai dipasarkan ke pasar internasional,” kata Mirwan melanjutkan.

    “Acara Mola Living Live ini merupakan inisiatif Mola TV yang konsisten dengan misi kami untuk bukan hanya menghadirkan hiburan belaka, tetapi juga acara-acara mendidik dan membuka wawasan, sehingga bisa meningkatkan kualitas manusia Indonesia,” Mirwan menambahkan.

    Setelah Luc Besson masih banyak tokoh dunia yang dipastikan akan hadir di acara Mola Living Live di Mola TV, di antaranya Sharon Stone, Sylvester Stallone, sutradara Darren Aronofsky, dan komposer film ternama Hans Zimmer.

    “Kami pastikan setiap bulannya akan minimal satu tokoh dunia yang akan berbagi pengalaman di acara diskusi inspiratif ini,” ujar Mirwan.

    Dengarkan rahasia kisah sukses Luc Besson dan jangan melewatkan kesempatan langsung bertanya kepadanya dengan mengunduh link berikut ini.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.