Satgas Ungkap 12 Kabupaten/Kota dengan Kasus Aktif Covid-19 Lebih dari Seribu

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang tenaga kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri lengkap dibantu petugas Linmas melakukan tes usap (swab test) COVID-19 pada anak berkebutuhan khusus (ABK) di kawasan Pasar Keputran, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 17 September 2020. Pemerintah Kota Surabaya menyediakan 500 kuota tes usap secara gratis bagi warga Surabaya yang melintas di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Seorang tenaga kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri lengkap dibantu petugas Linmas melakukan tes usap (swab test) COVID-19 pada anak berkebutuhan khusus (ABK) di kawasan Pasar Keputran, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 17 September 2020. Pemerintah Kota Surabaya menyediakan 500 kuota tes usap secara gratis bagi warga Surabaya yang melintas di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan ada 12 kabupaten kota yang memiliki kasus aktif Covid-19 lebih dari 1.000 kasus. "Sebanyak 12 kabupaten kota ini sudah bertahan selama berminggu-minggu dengan jumlah kasus aktif yang ada," kata Wiku dalam konferensi pers, Kamis, 22 Oktober 2020.

    Adapun 12 kabupaten kota dengan jumlah kasus aktif lebih dari seribu kasus adalah Kabupaten Bekasi (1.039 kasus), Jakarta Pusat (1.211 kasus), Jakarta Utara (1.343 kasus), Kota Bekasi (1.410 kasus), Kabupaten Bogor (1.484 kasus), Depok (1.897 kasus).

    Kemudian Jakarta Selatan (1.952 kasus), Kota Jayapura (1.959 kasus), Jakarta Barat (2.023 kasus), Jakarta Timur (2.781 kasus), Kota Padang (2.816 kasus), dan Kota Pekanbaru (2.909 kasus).

    Wiku Adisasmito mengatakan, 12 daerah ini termasuk kota-kota besar yang aktivitas sosial dan ekonominya sudah berjalan. Yang menjadi tantangan terbesar bagi 12 daerah tersebut adalah bagaimana menjalankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas masyarakat.

    "Dimohon pada pemerintah daerah 12 kabupaten/kota tersebut untuk bekerja keras, menekan angka kasus aktif ini dengan tegas mengawasi kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan," ujar Wiku.

    Protokol kesehatan yang dimaksud adalah #memakaimasker, #mencucitangan, dan #menjagajarak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.