Panglima TNI Instruksikan Anggotanya Aktif Berjualan di Toko Online Ladara

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2020. Rapat kerja tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Kementerian Pertahanan/TNI TA 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2020. Rapat kerja tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Kementerian Pertahanan/TNI TA 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengeluarkan surat telegram yang berisi instruksi agar para anggotanya aktif berjualan di toko online Ladara bentukan Dharma Pertiwi TNI.

    "Sehubungan dalam rangka HUT ke-75 Ladara akan melaksanakan gebyar 75 tahun TNI dengan bagi-bagi voucher belanja produk UMKM dan promo Ladara emas bagi 10.000 user pertama, memerintahkan kepada alamat tersebut agar memerintahkan satuan jajarannya untuk mengerahkan anggota agar mendaftar dan berinteraksi serta berjualan di toko online tersebut," demikian bunyi kutipan surat telegram yang diteken Aster Panglima TNI, Mayor Jenderal Madsuni, 13 Oktober 2020.

    Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI Achmad Riad mengatakan, para personel diminta mendownload aplikasi Toko Online Ladara tersebut sebagai bentuk partisipasi. "Diimbau karena juga menjadi sarana bagi UMKM Prajurit dan keluarga," ujar Riad lewat pesan singkat, Senin, 19 Oktober 2020.

    Riad kemudian mengirimkan profil singkat Ladara. Dikutip dari laman ladara.id, toko online Ladara ini berada di bawah naungan PT Ladara Dharma Bhakti yang diprakasai oleh organisasi Dharma Pertiwi, dengan tujuan untuk mensejahterakan keluarga TNI.

    Selain itu, toko online Ladara juga ditujukan mendukung pemerintah dalam menyiapkan generasi milenial menjadi angkatan kerja yang kompetitif dan produktif di era industri 4.0 ini. Sebagai langkah awal pengembangan pada tahun 2019, diluncurkanlah e-commerce Ladara Indonesia

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.