Bertemu Prabowo, Menhan Amerika Singgung Pentingnya HAM, Hukum, Profesionalisme

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kanan) saat bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2020. Rapat kerja tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Kementerian Pertahanan/TNI TA 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kanan) saat bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2020. Rapat kerja tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Kementerian Pertahanan/TNI TA 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melawat ke Amerika Serikat. Ia bahkan mengunjungi Pentagon dan bertemu Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Mark T Esper.

    "Pak Prabowo menekankan pentingnya kerjasama militer dengan Amerika Serikat di berbagai level," kata juru bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak saat dihubungi Tempo, Ahad, 18 Oktober 2020.

    Berdasarkan rilis resmi dari pemerintah Amerika Serikat, pertemuan Prabowo dengan Mark T Esper di Pentagon terjadi pada Jumat, 16 Oktober 2020. Mereka membahas isu keamanan regional, prioritas pertahanan bilateral, dan akuisisi pertahanan.

    Dalam kesempatan itu, Mark Esper mengungkapkan pentingnya menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM), hukum, dan profesionalisme seiring terus berkembangnya kerja sama di antara kedua negara. Adapun Prabowo, mengapresiasi dukungan pemerintah Amerika Serikat dalam modernisasi pertahanan Indonesia.

    Selain itu, rilis tersebut juga mengungkapkan bahwa kedua Menteri membuka peluang adanya aktivitas bilateral militer ke militer dan bekerja sama di sektor keamanan laut.

    Sebelumnya, Prabowo datang ke Amerika Serikat atas undangan Negeri Abang Sam tersebut. Dahnil mengatakan kunjungan kerja Prabowo berjalan dari 15 Oktober sampai dengan tanggal 19 Oktober 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.