Hanafi Rais Alami Luka Berat, Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI Hanafi Rais dalam diskusi Keamanan Data Tanggung Jawab Siapa di Warung Daun Cikini, Sabtu, 10 Maret 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI Hanafi Rais dalam diskusi Keamanan Data Tanggung Jawab Siapa di Warung Daun Cikini, Sabtu, 10 Maret 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi berupaya mencari mobil yang diduga menabrak mobil yang ditumpangi putra Amien Rais, Ahmad Hanafi Rais hingga menyebabkan kecelakaan di Jalan Tol Cikopo-Palimanan atau Tol Cipali, Kabupaten Subang, Minggu.

    Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Erdi A Chaniago mengatakan upaya pencarian mobil itu dilakukan karena mobil tersebut diketahui kabur usai kejadian atau tabrak lari. "Pasti kami cari, ada upaya kami mencari," kata Erdi di Bandung, Minggu 18 Oktober 2020.

    Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Minggu dini hari, pukul 02.20 WIB. Pada saat itu mobil yang ditumpangi Hanafi Rais yang berjenis Toyota Alphard berwarna putih, diduga ditabrak dari belakang oleh mobil yang belum diketahui identitasnya.

    Alhasil, mobil Hanafi itu terdorong ke depan hingga menabrak kendaraan pengangkut alat berat. Namun kendaraan pengangkut alat berat itu juga belum diketahui identitasnya.

    Erdi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun Hanafi diketahui mengalami luka berat dan harus dilarikan ke Rumah Sakit MH Thamrin Purwakarta.

    Sedangkan satu orang lainnya yang merupakan supir mobil yang ditumpangi Hanafi, Ferdian Yudha Pratama, mengalami luka ringan dalam kecelakaan Tol Cipali tersebut. "Barang bukti kendaraan diamankan ke Pos PJR Tol Cipali di Cilameri Subang," kata Erdi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.