Terancamnya Pulau Siberut, Galapagos Asia

Aktivitas loading kayu HPH salah satu perusahaan di Pantai Tinitit Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat akhir Juli lalu (Tempo/Febrianti).

Banjir baru surut setelah dua hari. Seluruh hamparan kebunnya tertutup  lumpur yang tebal sehingga tidak bisa lagi ditanami. “Sampai sekarang tanahnya masih lunak, tidak bisa ditanami apa-apa, itu sangat menyusahkan hidup saya, makan terpaksa apa adanya,” kata Sabariah. 

Menurut Camat Siberut Barat, Jop Sirurui, selama ini HPH yang ada di Siberut hanya menyebabkan banjir saat musim hujan dan kekeringan saat kemarau.  “Tidak ada yang kaya karena jual kayu ke perusahaan HPH, lihat saja di Tiniti, mana ada rumah penduduk yang bagus, angka kemiskinan tinggi, sekarang mereka mau cari kayu untuk membuat sampan atau rumah sudah tidak ada pohon besar lagi,” katanya. 

Jop mengatakan perusahaan hanya membayar Rp 37 ribu untuk satu meter kubik kayu yang ditebang kepada pemilik lahan. Padahal harga kayu Meranti di pasaran sudah mencapai Rp 2 juta per kubik. “HPH juga membuat konflik di tengah masyarakat, sering terjadi perpecahan antar suku karena sengketa lahan,” katanya. 

Ia berharap pemerintah pusat menghentikan izin untuk HPH dan menyerahkan hutan kepada masyarakat Mentawai. “Mereka sudah sejak nenek moyang dulu menjaga hutan, pohon hanya ditebang untuk kebutuhan saja,” ujarnya.

Humas PT Salaki Suma Sejahtera Harmanto tidak mau mengomentari soal temuan ini. Ia pun buru-buru menutup telepon karena sedang di jalan. Saat dihubungi lewat WhatsApp 3 jam kemudian dengan beberapa pertanyaan, Harmanto membalas, "Alangkah baiknya kalau dalam hal ini kita saling bertatap muka biar kami bisa menjelaskan secara gamblang, namun karena saat ini sedang pandemi, mungkin tatap muka nya ditunda sampai pandemi ini benar-benar selesai.”

Endang Sukara, ahli biodiversiti yang juga mantan Deputi LIPI Bidang Ilmu Hayati. menyayangkan kondisi yang terjadi pada Pulau Siberut saat ini.Ia mengatakan, Siberut adalah Galapogos di Asia. Sangat unik, karena terpisah dengan Sumatera daratan hampir 1 juta tahun lalu. Sebuah pulau yang sangat unik di deretan sebelah barat Pulau Sumatera.

“Dari Simelue sampai Enggano semua pulau itu telah rusak ekosistemnya, hanya tinggal Siberut masih bagus, karena keunikan flora dan fauna serta tradisi dan kearifan masyarakatnya, dunia mengakuinya, maka pada 1981 ditetapkan juga sebagan Cagar Biosfer melalui program Man and Bioefer, manusia dan lingkungan,” kata Endang.






Viral Konten Mandi Lumpur, Sandiaga: Jangan Eksploitasi Kedermawanan Masyarakat Indonesia

1 hari lalu

Viral Konten Mandi Lumpur, Sandiaga: Jangan Eksploitasi Kedermawanan Masyarakat Indonesia

Sandiaga mengatakan konten mandi lumpur menjadi viral karena orang Indonesia terkenal dermawan.


Pakar: Jangan Beri Hadiah pada Konten Eksploitasi dan Mengemis di Media Sosial

2 hari lalu

Pakar: Jangan Beri Hadiah pada Konten Eksploitasi dan Mengemis di Media Sosial

Sosiolog mengajak masyarakat berhenti memberikan hadiah kepada konten-konten yang mengeksploitasi, termasuk pada lansia yang mengemis.


Turunan UU Cipta Kerja Kerdilkan Tugas Pengelola Hutan

11 hari lalu

Turunan UU Cipta Kerja Kerdilkan Tugas Pengelola Hutan

Dalam turunan UU Cipta Kerja, tugas KPH kini hanya sebatas fasilitator dan administrator pengelolaan hutan.


Soroti Kasus Surya Darmadi, Walhi Singgung Pembukaan Lahan Hutan yang Masif untuk Korporasi

12 hari lalu

Soroti Kasus Surya Darmadi, Walhi Singgung Pembukaan Lahan Hutan yang Masif untuk Korporasi

Kasus Surya Darmadi hanya satu dari sekian permasalahan dalam tata kelola perkebunan sawit.


5 Destinasi Wisata Alam di Kepulauan Mentawai

13 hari lalu

5 Destinasi Wisata Alam di Kepulauan Mentawai

Kepulauan Mentawai mempunyai pesona pantai yang eksotis dan ombak-ombaknya yang cantik masuk dalam jajaran ombak terbaik dunia.


Iklan Penjualan Pulau di Mentawai Kembali Muncul di Situs Luar Negeri

17 hari lalu

Iklan Penjualan Pulau di Mentawai Kembali Muncul di Situs Luar Negeri

Penjualan pulau di Mentawai kembali ditawarkan di sebuah situs luar negeri. Dua tahun lalu, pulau di Mentawai juga diiklankan untuk dijual.


Kepulauan Mentawai Dijual Lagi di Situs Asing, Harganya Rp 15,57 Miliar, Ini Respons Pemda Mentawai

17 hari lalu

Kepulauan Mentawai Dijual Lagi di Situs Asing, Harganya Rp 15,57 Miliar, Ini Respons Pemda Mentawai

Pulau Panangalat di Kepulauan Mentawai muncul di situs asing untuk dijual, harganya Rp 15,57 miliar. Bagaimana respons Pemda Mentawai?


Menteri Risma Buka Suara Marak Orang Tua Mandi Lumpur dan Mengemis di TikTok

17 hari lalu

Menteri Risma Buka Suara Marak Orang Tua Mandi Lumpur dan Mengemis di TikTok

Tren mandi lumpur dan mengemis hadiah dari pemirsa di TikTok kerap dilakukan oleh ibu-ibu paruh baya


Kritik Walhi Terhadap Amdal di Perpu Cipta Kerja, Ini Pasal Bermasalah

21 hari lalu

Kritik Walhi Terhadap Amdal di Perpu Cipta Kerja, Ini Pasal Bermasalah

Perpu Cipta Kerja mengubah beberapa peraturan terkait Amdal. Apa sajakah peraturannya, dan mengapa Walhi mengkritisi?


Sumatra Barat Kehilangan Hutan 27.447 Hektare Selama 2022

37 hari lalu

Sumatra Barat Kehilangan Hutan 27.447 Hektare Selama 2022

Luas tutupan hutan yang berkurang ini sebesar 1,5 persen dari total luas tutupan hutan di Sumatra Barat 1.744.549 hektare pada tahun 2021.