Update Covid-19 per 12 Oktober: Kasus Positif Bertambah 3.267

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengetesan swab menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar. (Foto: Humas Jabar)

    Pengetesan swab menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar. (Foto: Humas Jabar)

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus terkonfirmasi positif bertambah 3.267 orang, pada Senin, 12 Oktober 2020.

    Berdasarkan data Kementerian Kesehatan sampai pukul 12.00 WIB, penambahan kasus positif didapat dari hasil pemeriksaan 39.285 spesimen. Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 menjadi 336.716 kasus.

    Adapun kasus sembuh bertambah 3.492 orang, sehingga totalnya menjadi 258.519 kasus. Sedangkan kasus meninggal bertambah 91 orang, sehingga totalnya menjadi 11.935 orang.

    Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, menyatakan Presiden Jokowi telah memerintahkan agar peta jalan (roadmap) vaksinasi Covid-19 segera dirampungkan pekan ini.

    "Tadi, bapak presiden meminta agar roadmap pemberian vaksin diselesaikan minggu ini," ujar Airlangga usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin presiden via video konferensi, Senin, 12 Oktober 2020. Sejauh ini, kata Airlangga, Komite Penanganan Covid-19 sudah memetakan sasaran penerima vaksin, pembiayaan dan pengadaan vaksin, berikut jadwal dan anggaran vaksin Covid-19.

    Beberapa perusahaan pembuat vaksin, ujar Airlangga, telah menyampaikan komitmen untuk memasok vaksin Covid-19, seperti Sinovac, Sinopharm, dan Cansino. Pembelian dan penyerahan vaksin akan dilakukan setelah uji klinis fase 3 diselesaikan. Beberapa perusahaan lainnya masih dalam tahap pembicaraan, seperti Astrazeneca, Novavax, Pfizer, dan CEPI.

    FRISKI RIANA | DEWI NURITA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.