Jumat, 23 Februari 2018

Obat Palsu Sulit Diberantas!

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 28 Agustus 2003 09:13 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengalami kesulitan untuk memberantas peredaran obat palsu. Pengakuan jujur ini diberikan Menteri Kesehatan Achmad Sujudi. Malahan, ia menegaskan saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Namun, jelas Sujudi, kesulitan pemberantasan itu diantaranya karena sikap masyarakat sendiri yang gemar membeli obat murah.

    Untuk memberantas peredaran obat palsu itu kita juga melibatkan unsur dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan kepolisian, namun tetap saja pemerintah menemui banyak kesulitan. Karena di masyarakat sendiri memang cenderung lebih suka membeli obat murah. Padahal, belum tentu obat itu asli," kata Achmad Sujudi saat berkunjung ke Banyumas, Jumat (5/10).

    Lebih lanjut Sujudi mengatakan, persoalan utama yang dihadapi Departemen Kesehatan terletak pada minimnya anggaran pemerintah untuk kesehatan. Sementara, obat-obat yang diproduksi selama ini cenderung mahal. Apalagi jika obat-obatan tersebut sudah dipatenkan, maka harga obat jauh lebih mahal, tegasnya. Upaya peperangan yang dilakukan selama ini, diantaranya melakukan kampanye terus menerus kepada masyarakat agar meminta dokter memberikan resep obat generik, yang lebih murah dan terjamin keasliannya. Jika berobat ke dokter dan diberi resep obat paten, jangan mau! Masyarakat punya hak meminta resep obat generik," kata Sujudi.

    Menurut Sujudi, untuk menekan beban masyarakat terhadap obat-obatan, pemerintah selama ini telah berupaya memproduksi obat yang murah dengan kualitas yang tidak kalah dengan obat paten. Obat generik, kata Sujudi, merupakan jalan keluar yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi mahalnya harga obat-obatan. (Syaiful Amin)


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.