Sepanjang 2020, Panglima TNI Tercatat 10 Kali Mutasi Jabatan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2020. Rapat kerja tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Kementerian Pertahanan/TNI TA 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2020. Rapat kerja tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Kementerian Pertahanan/TNI TA 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tercatat sepuluh kali melakukan mutasi dan promosi jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi sepanjang 2020.

    Berikut daftar mutasi-mutasi yang dilakukan Hadi.

    31 Januari 2020

    Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/92/I/2020 pada 31 Januari 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI menetapkan mutasi dan promosi jabatan 45 perwira tinggi (pati) TNI, terdiri dari 18 pati jajaran TNI AD, 23 pati jajaran TNI AL dan 4 pati jajaran TNI AU.

    31 Maret 2020

    Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/355/III/2020 tanggal 31 Maret 2020 menetapkan mutasi dan promosi jabatan 27 pati, yang terdiri 19 pati TNI AD dan 8 pati TNI AL.

    Salah satunya Letjen Tatang Sulaiman dari Wakil Kepala Staf Angkatan Darat menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun. Jabatan Wakil KSAD diisi oleh Mayjen Mochammad Fachruddin

    11 April 2020

    Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/385/IV/2020 tanggal 9 April 2020 menetapkan 329 pati dan perwira menengah (pamen).

    Mutasi ini ditujukan kepada 282 perwira TNI AD, 14 perwira TNI AL dan 33 perwira TNI AU.

    Salah satu yang mengalami mutasi adalah Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letnan Jenderal Tri Legionosuko yang digantikan oleh Laksamana Muda A. Octavian.

    Selain itu, Letjen Dodik Widjanarko dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Danpuspomad) menggantikan Mayjen Rudy Yulianto.

    29 April 2020

    Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/402/IV/2020 tanggal 29 April 2020 menetapkan mutasi dan promosi jabatan 16 pati TNI, yang terdiri dari 12 pati TNI AD, satu pati TNI AL, dan tiga pati TNI AU.

    Salah satu yang terkena mutasi adalah Mayor Jenderal Joppye Onesimus Wayangkau dari panglima Kodam XVIII/Kasuari menjadi komandan Pusat Teritorial TNI AD (validasi organisasi).

    26 Mei 2020

    Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/447/V/2020 tanggal 26 Mei 2020 menetapkan mutasi dan promosi jabatan 78 pati TNI, terdiri dari 17 pati TNI AD, 19 pati TNI AL dan 42 pati TNI AU.

    Dua jabatan strategis yang turut mengalami pergantian, yakni Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I dan II. Dua pejabat Pengkogabwilhan I dan II sebelumnya dipromosikan menjadi Kepala Staf Angkatan Laut dan Kepala Staf Angkatan Udara.

    Laksamana Muda I Nyoman Gede Ariawan diangkat menjadi Pakogabwilhan I. Sebelumnya Gede Ariawan adalah Panglima Komando Armada III. Ia menggantikan posisi yang ditinggal oleh Laksamana Yudo Margono yang kini menjabat sebagai KSAL.

    Marsekal Muda Imran Baidirus yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas), kini mengisi posisi Pangkogabwilhan II. Jabatan tersebut lowong usai Marsekal Fadjar Prasetyo menjabat KSAU.

    18 Juni 2020

    Surat Keputusan Panglima TNI tanggal 18 Juni 2020 menetapkan mutasi dan promosi jabatan 49 pati, yang terdiri dari 40 pati TNI AD, lima pati TNI AAL dan empat pati TNI AU.

    Beberapa pos strategis yang diganti pejabatnya antara lain Inspektur Jenderal TNI AD, Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Pangdam IV/Diponegoro, Pangdam I/Bukit Barisan, Pangdam IX/Udayana, dan Kepala BIN Papua.

    27 Juli 2020

    Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/588/VII/2020 tanggal 27 Juli 2020 menetapkan mutasi dan promosi jabatan 181 perwira tinggi dan menengah, terdiri dari 76 pati dan menengah jajaran TNI AD, 82 perwira tinggi-menengah TNI AL, dan 23 perwira tinggi-menengah TNI AU.

    Salah satunya ialah Mayor Jenderal Eko Margiyono yang akan menjabat sebagai Panglima Kostrad. Selama ini, Margiyono adalah Panglima Kodam Jaya dan akan digantikan Mayor Jenderal Dudung Abdulrahman yang sebelumnya menjabat Gubernur Akademi Militer.

    26 Agustus 2020

    Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/666/VIII/2020 tanggal 26 Agustus 2020 menetapkan 62 pati TNI, terdiri dari 27 Pati jajaran TNI AD, 13 Pati jajaran TNI AL dan 22 Pati jajaran TNI AU

    Salah satu yang dimutasi adalah Danjen Kopassus Mayjen I Nyoman Cantiasa yang dipindahkan menjadi Pangdam XVIII/Kasuari Papua Barat. Posisi Danjen Kopassus dijabat oleh Brigadir Jenderal Mohamad Hasan.

    25 September 2020

    Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/757/IX/2020 tanggal 25 September 2020 menetapkan mutasi dan promosi jabatan 56 Pati TNI, terdiri dari 36 Pati jajaran TNI AD, 5 Pati jajaran TNI AL, 15 TNI AU.

    Salah satu yang terkena mutasi adalah Letjen Bambang Dwi Hasto yang sebelumnya menjabat Kepala RSPAD menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun. Mayjen Achmad Riad menjadi Kepala Pusat Penerangan TNI.

    1 Oktober 2020

    Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/777/X/2020 tertanggal 1 Oktober 2020 menetapkan 14 pati TNI,terdiri dari tiga perwira tinggi TNI AD dan 11 perwira tinggi TNI AL.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menekan Penularan Covid-19 di Lokasi Wisata

    Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 pada liburan akhir tahun dengan beberapa upaya. Berikut detailnya.