Jokowi: Pandemi Covid-19 Adalah Ujian dari Allah SWT, Kita Ambil Hikmahnya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo melakukan sambungan video call dengan salah satu dokter spesialis paru, Faisal Rizal Matondang, yang ikut turun langsung menangani pasien Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo melakukan sambungan video call dengan salah satu dokter spesialis paru, Faisal Rizal Matondang, yang ikut turun langsung menangani pasien Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi berharap masyarakat tetap bersyukur karena perekonomian Indonesia masih berjalan di tengah pandemi Covid-19. Pandemi, kata Jokowi, adalah ujian yang harus dihadapi hampir seluruh negara di dunia saat ini.

    "Sebanyak 215 negara mengalami hal yang persis sama, kita wajib bersyukur kehadirat Allah SWT karena ekonomi masih bergerak. Ini sebuah situasi yang harus kita hadapi sebagai ujian dari Allah SWT ," ujar Jokowi saat memberi bantuan modal kerja (BMK) kepada masyarakat di Halaman Tengah Istana Merdeka, Rabu, 30 September 2020.

    Jokowi menjanjikan kepada masyarakat bahwa negara akan pulih kembali saat vaksin Covid-19 sudah bisa didistribusikan kepada masyarakat.

    "Insya Allah akhir tahun atau awal tahun depan vaksinnya sudah bisa disuntikkan, artinya situasi sudah bisa normal kembali," ujar Jokowi.

    Sebagian besar pedagang asongan yang hadir menerima undangan Jokowi di Istana Merdeka hari ini, mengeluhkan usaha mereka yang semakin hari semakin sulit meraup untung. Bahkan, ada yang tidak balik modal sama sekali.

    Dengan bantuan modal kerja sebesar Rp 2,4 juta, Jokowi berharap masyarakat bisa menambah modal usaha untuk tetap membuka warung mereka.

    "Jangan sampai ada yang tutup. Harus buka lagi. Pengusaha yang gede, menengah, kecil atau pengusaha mikro semua sulit saat ini. Tapi usahakan bertahan seperti yang saya sampaikan vaksin bisa disuntikkan Insya Allah," ujar Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.