Liga 1 Indonesia Batal Digelar karena Kasus Covid-19 Masih Tinggi

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana 'Extraordinary Meeeting Liga 1 dan Liga 2 2020' di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020. (liga-indonesia.id)

    Suasana 'Extraordinary Meeeting Liga 1 dan Liga 2 2020' di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan alasan Polri tidak mengeluarkan izin keramaian pada Liga 1 dan 2 Indonesia karena kasus Covid-19 masih tinggi.

    "Bahwasanya situasi pandemi Covid-19 ini masih berlangsung dengan fakta jumlah masyarakat yang terinfeksi/terkonfirmasi setiap harinya semakin meningkat," kata Awi di kantornya, Selasa 29 September 2020.

    Sebelumnya Polri sudah mengeluarkan Maklumat Kapolri dan penegasan tidak akan mengeluarkan surat izin keramaian pada semua tingkatan. Polri bersama TNI serta stakeholder terkait saat ini berkonsentrasi mendukung kebijakan pemerintah dengan melaksanakan Operasi Yustisi di seluruh jajaran.

    "Saat ini Polri bersama TNI dan seluruh stakeholder terkait fokus melakukan penegakan hukum bagi pelanggar protokol kesehatan," tuturnya.

    Liga 1 Indonesia seharusnya dimulai kembali pada 1 Oktober 2020. Musim 2020 Liga 1 Indonesia terhenti di awal musim akibat pandemi yang menyerang Indonesia.

    Setelah vakum lama, belakangan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI akhirnya menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyelenggarakan Liga 1 di tengah situasi pandemi.

    FIKRI ARIGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.