Saat Jokowi Video Call dengan Dokter Paru yang Baru Sembuh dari Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersiap menyampaikan pidato untuk ditayangkan dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu 23 September 2020. Dalam pidatonya Presiden Joko Widodo mengajak pemimpin dunia untuk bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/HO/Setpres-Lukas

    Presiden Joko Widodo bersiap menyampaikan pidato untuk ditayangkan dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu 23 September 2020. Dalam pidatonya Presiden Joko Widodo mengajak pemimpin dunia untuk bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/HO/Setpres-Lukas

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghubungi salah satu dokter spesialis paru, Faisal Rizal Matondang, yang ikut menangani pasien Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso. Bahkan, Faisal juga mengaku baru saja sembuh setelah sempat ikut tertular virus tersebut.

    "Dokter Faisal lagi di mana? Sepertinya sedang tidak bertugas?" tanya Jokowi di awal pembicaraan melalui sambungan video yang diunggah di saluran YouTube Sekretariat Presiden, pada Ahad pagi, 27 September 2020.

    "Hari ini saya pertama masuk, Pak, setelah saya menjalani perawatan. Saya terkena Covid. Jadi saya sudah menjalani perawatan segala macam," jawab Faisal.

    Faisal mengaku telah bertugas di garda terdepan sejak wabah pertama kali menyerang Indonesia. Begitu terpapar, ia menjalani perawatan untuk memulihkan kondisi. Setelah melalui sejumlah pemeriksaan dan dilakukan tes usap, ia dinyatakan sembuh dan dapat kembali bertugas untuk kembali menolong dan memberikan pengobatan bagi para pasien yang terinfeksi Covid-19.

    "Kemarin rontgen terakhir dan sudah di-swab. Saya dinyatakan sudah boleh bertugas. Jadi hari ini saya baru hari pertama bertugas," kata Faisal.

    Saat ditanya Jokowi tentang progres penanganan Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso, Faisal kemudian menceritakan kesehariannya bertugas di sana. Kebosanan, kata dia, jadi salah satu hal utama yang dirasakan pasien saat menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit.

    Untuk mengatasi hal tersebut,ia kerap memberikan waktu dan atensi yang lebih bagi para pasiennya untuk berbincang dan bercanda. Meski saat itu ia merasakan keterbatasan dan sesak selama menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya.

    "Terakhir itu saya kasih semangat buat pasien supaya pasien tetap berpikir positif untuk dapat hasil negatif swab-nya," ucap Faisal.

    "Saya bisa bayangkan betapa beratnya bertugas menangani Covid ini," kata Jokowi merespon ucapan Faisal.

    Di penghujung perbincangan, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih dan menghargai dedikasi serta kerja keras yang ditunjukkan oleh dokter Faisal beserta dokter-dokter lain dan tenaga medis di seluruh Indonesia untuk memberikan perawatan kepada para pasien Covid-19.

    "Saya menyampaikan terima kasih, mengapresiasi yang tinggi, menghargai kerja keras yang tinggi dari para dokter dan tenaga medis yang berjuang," kata Jokowi.

    Dalam kesempatan itu, Faisal juga sempat menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tetap berdisiplin menerapkan 3M, yakni mengenakan masker, mencuci tangan secara berkala, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Ia meyakini hal ini dapat mencegah penyebaran lebih lanjut dari Covid-19 di tengah masyarakat.

    "Tetap jaga sesuai protokol kesehatan, pakai masker, mencuci tangan, menghindari berkumpul-kumpul. Mudah-mudahan kita bisa lewati pandemi ini," ujar Faisal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru Nonton di Bioskop Pasca Covid-19

    Masyarakat dapat menikmati film di layar lebar dalam masa pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.