Jokowi Janjikan Lahan Untuk Program Desa Madani Persaudaraan Muslim Indonesia

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan  sambutan saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool

    Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendukung program desa madani yang tengah dikembangkan Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi). Termasuk, kata Jokowi, membantu penyediaan lahan.

    "Mengenai lahan, sekali lagi, saya ingin bertemu dengan Ketua Parmusi untuk menuntaskan mengenai masalah lahan ini. Saya sangat tertarik dengan program desa madani yang telah dikembangkan. Pemerintah, Insya Allah, akan mendukung program yang dilakukan Parmusi," ujar Jokowi dalam peresmian Pembukaan Muktamar IV Parmusi 2020 melalui video conference, Sabtu, 26 September 2020.

    Hal itu disampaikan Jokowi menjawab pernyataan Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam yang meminta lahan negara untuk pengembangan desa madani. "Parmusi sangat membutuhkan lahan negara untuk dikelola bersama masyarakat sebagai lahan pertanian, perkebunan, dan perikanan," ujar Usamah.

    Selain itu, Usamah juga meminta presiden membantu memfasilitasi pembiayaan syariah yang dibutuhkan program tersebut.

    Pada Januari lalu, kata  Usamah, Parmusi dibantu oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah mendapatkan pinjaman modal kerja dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero) berupa pinjaman tanpa agunan dengan besaran Rp5 juta per orang.

    "Saat ini, kami meminta rekomendasi bapak presiden agar pinjaman yang dikelola Parmusi secara bisnis dengan pendampingan PT PNM dapat dialokasi sebesar Rp1 Miliar untuk setiap kabupaten atau kota atau 500 miliar untuk seluruh Indonesia dengan target pemberdayaan ekonomi 100.000 rakyat kecil," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Survei Indikator Politik: Masyarakat Makin Takut Menyatakan Pendapat

    Berdasarkan hasil survei, sebagian masyarakat saat ini merasa tidak aman untuk menyampaikan pendapat secara terbuka.