AHY: Di Bawah SBY dan Demokrat, Kita Bersama Bisa Melewati Krisis 2008

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri Kongres V Partai Demokrat, di JCC, Senayan, Ahad, 15 Maret 2020. Ia disebut telah mengantongi 90 persen suara untuk menjadi Ketua Umum partai berlogo bintang mercy ini. TEMPO/Fikri Arigi

    Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri Kongres V Partai Demokrat, di JCC, Senayan, Ahad, 15 Maret 2020. Ia disebut telah mengantongi 90 persen suara untuk menjadi Ketua Umum partai berlogo bintang mercy ini. TEMPO/Fikri Arigi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Indonesia pernah melewati krisis ekonomi global pada 2008.

    AHY mengatakan, saat itu perekonomian Indonesia bisa bertahan dari krisis karena ada kesatuan komando dan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan dukungan dari masyarakat.

    "Di bawah kepemimpinan Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), dan Partai Demokrat, sebagai the ruling party, kita bersama-sama, bisa keluar dari krisis itu," kata AHY saat berpidato pada Jumat, 25 September 2020.

    Saat itu, kata AHY, pemerintahan SBY menerapkan strategi menjaga daya beli masyarakat sehingga roda perekonomian tetap berputar. Caranya dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin dan kurang mampu dan bantuan ke dunia usaha untuk mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

    "Kebijakan stimulus fiskal, juga mampu menjaga kepercayaan pasar, di Indonesia," ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Kasus Rangga, Bocah Yang Cegah Ibu Diperkosa

    Pada Kamis, 15 Oktober 2020, tagar #selamatjalanrangga trending di Facebook dan Twitter.