Calon Kepala Daerah dari Demokrat Diminta Patuhi Protokol Covid-19 Saat Kampanye

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenakan masker dan pelindung wajah saat melakukan pertemuan di kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2020.  TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenakan masker dan pelindung wajah saat melakukan pertemuan di kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menginstruksikan kepada seluruh calon kepala daerah yang diusung partainya dalam Pilkada 2020 agar menjalankan kampanye dengan menerapkan protokol Covid-19 secara ketat dan disiplin. 

    "Jangan sampai karena Pilkada, justru menciptakan klaster-klaster baru Covid-19 di berbagai daerah," kata AHY dalam pidato resminya, Jumat, 25 September 2020. 

    AHY menuturkan sulit membayangkan beda dan beratnya Pilkada di masa pandemi virus corona ini dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya. Pasalnya di satu sisi, para calon kepala daerah harus menyapa rakyat, namun di sisi lain harus menjaga jarak sesuai protokol Covid-19.

    Putra Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga meminta agar materi kampanye difokuskan untuk menjelaskan kepada masyarakat solusi terbaik untuk krisis pandemi dan ekonomi di daerahnya. 

    Dalam menghadapi Pilkada serentak di 270 daerah ini, AHY memerintahkan seluruh kader dan pasangan calon kepala daerah yang diusung partainya untuk berikhtiar sekuat tenaga dengan niat dan cara yang baik agar memenangkan hati, pikiran, dan suara rakyat.

    "Berkompetisilah secara sportif dan beretika. Raihlah kemenangan, tanpa harus mencabik-cabik, fondasi kebangsaan," tuturnya.

    Bila terpilih sebagai kepala daerah, AHY meminta mereka amanah, bekerja efektif, dan menghadirkan hal konkret kepada masyarakat. "Jangan obral janji, tapi buktikan dengan kerja, dan hasil yang nyata," ucap dia.

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Kasus Rangga, Bocah Yang Cegah Ibu Diperkosa

    Pada Kamis, 15 Oktober 2020, tagar #selamatjalanrangga trending di Facebook dan Twitter.