KPK Sebut Lelang Barang Rampasan Beri Pemasukan Negara Rp 1,02 Miliar

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melihat barang hasil rampasan milik koruptor yang akan dilelang di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 20 Mei 2018.  Barang yang dilelang merupakan sitaan dari sejumlah kasus korupsi, yang saat ini statusnya sudah berkekuatan hukum tetap. TEMPO/Imam Sukamto

    Pengunjung melihat barang hasil rampasan milik koruptor yang akan dilelang di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 20 Mei 2018. Barang yang dilelang merupakan sitaan dari sejumlah kasus korupsi, yang saat ini statusnya sudah berkekuatan hukum tetap. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan pelaksanaan lelang barang rampasan negara dari perkara korupsi yang digelar pada Kamis kemarin, 24 September 2020, memberikan pemasukan bagi kas negara sejumlah Rp 1.028.195.063.

    "Pelaksanaan lelang barang-barang rampasan negara KPK pada Kamis 24 September  di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III telah memberikan pemasukan bagi kas negara dengan total nilai hasil lelang sejumlah Rp1.028.195.063," kata Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 25 September 2020.

    Menurut dia, dari 15 obyek barang rampasan negara yang dilelang, telah laku sembilan obyek. Yaitu longway printing machine, satu mobil Nissan TE R, satu mobil merek Volvo, satu mobil Marcedes Benz, satu mobil Toyota Crown, satu unit laptop, serta beberapa paket telepon seluler dari berbagai merek.

    Ali berujar tahapan selanjutnya adalah menunggu para pemenang lelang untuk melunasi pembayarannya. "Setelah dilakukan pelunasan, maka uang sejumlah Rp 1.028.195.063 hasil lelang tersebut akan segera dilakukan penyetoran ke kas negara," ucap Ali.

    Pelaksanaan lelang, kata dia, juga sebagai upaya aktif melakukan asset recovery dari tindak pidana korupsi berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap.

    Sebelumnya, KPK melalui KPKNL Jakarta III, Kamis (24/9) melelang barang rampasan negara dari delapan perkara tindak pidana korupsi tanpa kehadiran peserta lelang, dengan jenis penawaran lelang melalui internet (closed bidding).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Kasus Rangga, Bocah Yang Cegah Ibu Diperkosa

    Pada Kamis, 15 Oktober 2020, tagar #selamatjalanrangga trending di Facebook dan Twitter.