Amnesty International Kritik Rotasi Pejabat Kemenhan, Ada Eks Tim Mawar?

Reporter

Berdasarkan LKHPN 2018, total kekayaan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mencapai Rp 1.9 Triliun. Secara Rinci, Prabowo memiliki 10 bidang tanah dan bangunan senilai Rp 230.4 miliar, tujuh kendaraan roda empat dan satu kendaraan roda dua senilai Rp 1.4 miliar. Mantan Danjen Kopassus ini memiliki surat berharga dengan nilai Rp 1.7 triliun. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengkritisi langkah pergantian pejabat eselon 1 di lingkungan Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto. Usman mengatakan dua orang di antara enam pejabat baru tersebut, terafiliasi dengan Tim Mawar.

"Dengan langkah Menhan tersebut maka Presiden Jokowi dan DPR RI akan semakin dinilai melanggar janjinya, terutama dalam mengusut kasus penculikan aktivis dan penghilangan paksa serta pelanggaran HAM masa lalu di negara ini," ujar Usman pada Jumat, 25 September 2020.

Kepastian pergantian pejabat Kemenhan ini didasari lewat Keputusan Presiden nomor 166 TPA tahun 2020 yang terbit 23 September 2020. Enam pejabat tersebut adalah Mayjen TNI Budi Prijono Sebelumnya Budi menjabat sebagai Kepala Badan Sarana Pertahanan. Kemudian jabatan Kepala Badan Sarana Pertahanan dialihkan kepada Marsma TNI Yusuf Jauhari.

Lalu ada nama Brigjen TNI Dadang Hendrayudha yang akan menjabat sebagai Direktur Jenderal Potensi Pertahanan, Marsda TNI Julexi Tambayong sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Mayjen TNI Joko Supriyanto sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan, dan Brigjen TNI Yulius Selvanus sebagai Kepala Badan Instalasi Strategis Pertahanan.

Melansir dari laporan Majalah Tempo pada Desember 1998, Tim Mawar dibentuk oleh Mayor Inf. Bambang Kristiono pada Juli 1997. Adapun anggotanya, selain Bambang sebagai komandan, terdiri atas 11 orang, yaitu Kapten Inf. F.S. Mustajab, Kapten Inf. Nugroho Sulistiobudi, Kapten Inf. Julius Stefanus, Kapten Inf. Untung Budiarto, Kapten Inf. Dadang Hindrayuda, Kapten Inf. Joko Budi Utomo, Kapten Inf. Fauka Nurfarid, Serka Sunaryo, Serka Sigit Sugianto, dan Sertu Sukadi.

Tim ini dituduh bersalah dalam menculik dan menghilangkan sejumlah aktivis pada masa itu. Kasus penculikan tersebut telah diadili oleh Mahkamah Militer.

Dengan adanya pergantian pejabat ini, Usman mengatakan Jokowi seakan baru saja menyerahkan kendali kekuatan pertahanan negara kepada seseorang yang terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan. Ia menyebut perkembangan ini mengirimkan sinyal yang mengkhawatirkan bahwa para pemimpin Indonesia telah melupakan hari-hari tergelap dan pelanggaran terburuk yang dilakukan di era Presiden Soeharto.

"Alih-alih menempatkan mereka yang diduga bertanggung jawab pidana ke pengadilan, pemerintah semakin membuka pintu bagi orang-orang yang terimplikasi pelanggaran HAM masa lalu dalam posisi kekuasaan," kata Usman.

Amnesty International menilai hal ini bukan sekadar pragmatisme politik kekuasaan, tetapi juga penghinaan terhadap hak asasi manusia yang ditetapkan pada era Reformasi. "Mereka yang terlibat pelanggaran HAM seharusnya tidak diberikan posisi komando di Militer maupun jabatan strategis dan struktural di pemerintahan," kata Usman.






Usai Midodareni, Erina Gudono Bicara Soal Akad, Bulan Madu, sampai Seserahan

6 jam lalu

Usai Midodareni, Erina Gudono Bicara Soal Akad, Bulan Madu, sampai Seserahan

Erina Gudono mengaku mendapatkan penguatan, nasihat, dan semangat dari Iriana Jokowi serta calon dua kakak iparnya, Selvi Ananda dan Kahiyang Ayu.


Prosesi Midodareni di Rumah Erina Gudono, Cucu Jokowi Turut Serta

8 jam lalu

Prosesi Midodareni di Rumah Erina Gudono, Cucu Jokowi Turut Serta

Presiden Jokowi menghadiri malam midodareni di rumah calon menantunya, Erina Gudono diikuti para cucunya seperti Jan Ethes dan Sedah Mirah.


H-1 Akad Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Melihat Persiapan di Pendopo Ambarrukmo

9 jam lalu

H-1 Akad Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Melihat Persiapan di Pendopo Ambarrukmo

Prosesi akad nikah Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pendopo Ambarrukmo rencananya akan diikuti sekitar 250 tamu undangan.


H-2 Ngunduh Mantu Pernikahan Kaesang, 40 Jet Pribadi Mendarat di Solo

10 jam lalu

H-2 Ngunduh Mantu Pernikahan Kaesang, 40 Jet Pribadi Mendarat di Solo

Jumlah jet pribadi yang mendarat diperkirakan akan terus bertambah hingga rangkaian acara tasyakuran pernikahan Kaesang dan Erina selesai.


Sri Mulyani Puji Rambut Putih Basuki: The Truly Bapak Pembangunan

10 jam lalu

Sri Mulyani Puji Rambut Putih Basuki: The Truly Bapak Pembangunan

Sri Mulyani pun berseloroh kerja keras Basuki itu tampak dari rambut putihnya.


Deddy Corbuzier Dapat Kepangkatan Militer Letnon Kolonel, Ari Lasso Beri Nama Lebih Keren

10 jam lalu

Deddy Corbuzier Dapat Kepangkatan Militer Letnon Kolonel, Ari Lasso Beri Nama Lebih Keren

Deddy Corbuzier mengaku gelar kepangkatan ini meruipakan titik mula kehidupannya yang baru di kemiliteran.


Lithium Masih Impor, Bisakah Indonesia Jadi Produsen Baterai EV Terbesar?

12 jam lalu

Lithium Masih Impor, Bisakah Indonesia Jadi Produsen Baterai EV Terbesar?

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi produsen baterai kendaraan listrik terbesar di dunia.


Human Rights Watch: Eropa Harus Tolak KUHP Saat Jokowi Ikut EU-ASEAN Summit

12 jam lalu

Human Rights Watch: Eropa Harus Tolak KUHP Saat Jokowi Ikut EU-ASEAN Summit

HRW ikut meminta pemimpin Eropa untuk menyuarakan sikap mereka atas KUHP yang kontroversial ini saat Presiden Jokowi ke Eropa pekan depan.


Bamsoet Munculkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode, Dasco Sebut Hanya Pendapat Pribadi

12 jam lalu

Bamsoet Munculkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode, Dasco Sebut Hanya Pendapat Pribadi

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan tahapan pemilu tetap berjalan, walaupun wacana Jokowi 3 periode mencuat kembali.


Wacana Tiga Periode Berhembus Lagi, Demokrat Bandingkan Capaian SBY dan Jokowi

16 jam lalu

Wacana Tiga Periode Berhembus Lagi, Demokrat Bandingkan Capaian SBY dan Jokowi

Menurut Herzaky, ada beberapa capaian pemerintahan Jokowi yang jauh tertinggal dibanding saat Susilo Bambang Yudhoyono