Siswa dan Guru Belum Dapat Bantuan Kuota Internet, Nadiem: Segera Lapor

Reporter

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam Webinar Nasional bertema "Recovery Pembangunan Nasional Pasca Pandemi melalui Konsep Pentahelix" yang diselenggarakan Universitas Negeri Surabaya, Selasa 4 Agustus 2020). (ANTARA Jatim/HO/WI)

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan Nadiem Makarim, meminta pendidik dan peserta didik tidak resah jika belum menerima bantuan kuota internet.

"Jika belum menerima bantuan, lapor kepada pimpinan satuan pendidikan, komplain ke kepala sekolah, karena mereka yang bertanggungjawab atas akurasi data. Jangan khawatir, penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap," ujar Nadiem via video conference, Jumat, 25 September 2020.

Nadiem menjelaskan, mekanisme pendataan dan verifikasi nomor ponsel pendidik dan peserta didik dilakukan mulai dari pendataan nomor ponsel oleh operator satuan pendidikan pada aplikasi Dapodik dan PDDiktiawal.

Setelah itu, operator seluler bekerja memverifikasi apakah nomor-nomor ponsel tersebut statusnya aktif. Pemimpin satuan pendidikan adalah penanggungjawab proses verifikasi. Setelah melalui proses verifikasi, operator seluler baru akan mengirimkan bantuan kuota data internet kepada nomor ponsel yang aktif.

Penyaluran bantuan kuota data internet bagi pendidik dan peserta didik ini sedianya diberikan untuk mendukung penerapan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19 bagi siswa, mahasiswa, pendidik dan guru, serta dosen.

Bantuan yang diberikan Kemendikbud berupa kuota data internet dengan rincian dibagi atas kuota umum dan kuota belajar. Paket kuota internet untuk peserta didik PAUD mendapatkan 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB.

Sementara itu paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Kemendikbud menyalurkan kuota data internet selama empat bulan dari September sampai dengan Desember 2020 dengan jadwal sebagai berikut:

Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama disalurkan selama dua tahap, yakni; tahap I pada 22-24 September 2020 dan tahap II pada 28-30 September 2020.

Bantuan kuota data internet bulan kedua juga disalurkan selama dua tahap, yakni; tahap I pada tanggal 22-24 Oktober 2020 dan tahap II pada tanggal 28-30 Oktober 2020.

Bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat dikirim bersamaan; tahap I pada tanggal 22-24 November 2020 dan tahap II pada tanggal 28-30 November 2020.

Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama dan kedua memiliki masa berlaku masing-masing 30 hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik. Sedangkan bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat yang dikirim secara bersamaan di bulan November akan berlaku selama 75 hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik.

DEWI NURITA






Karena Masalah Hak Cipta, GoTo dan Nadiem Makarim Digugat Rp 41,9 T

4 jam lalu

Karena Masalah Hak Cipta, GoTo dan Nadiem Makarim Digugat Rp 41,9 T

Pemilik ojek online Bintaro Hasan Azhari kembali menggugat PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Nadiem.


Wali Kota Depok Minta Warganya Kibarkan Bendera dan Dengarkan Pidato Nadiem Makarim Hari Ini

1 hari lalu

Wali Kota Depok Minta Warganya Kibarkan Bendera dan Dengarkan Pidato Nadiem Makarim Hari Ini

Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta warga dan juga para ASN untuk mengibarkan bendera setengah tiang kemarin. Mendengarkan pidato Nadiem Makarim.


Rupa-rupa Bayangan Menteri Nadiem

4 hari lalu

Rupa-rupa Bayangan Menteri Nadiem

Tim bayangan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, yang disebut beranggotakan 400 orang.


Cara Menukar Telkomsel Poin jadi Kuota Internet lewat MyTelkomsel

13 hari lalu

Cara Menukar Telkomsel Poin jadi Kuota Internet lewat MyTelkomsel

Berikut cara menukar Telkomsel poin menjadi kuota internet lewat MyTelkomsel yang mudah dan praktis


Unpad Bicara Lebih-Kurang Masuk PTN Hanya dengan Tes Skolastik

14 hari lalu

Unpad Bicara Lebih-Kurang Masuk PTN Hanya dengan Tes Skolastik

Penetapan tes skolastik saja harus membawa perubahan paradigma di sekolah-sekolah. Diakui kalau model tes yang sekarang membawa bahaya.


Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN 2023, ITB Pertahankan Jalur Peminatan

16 hari lalu

Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN 2023, ITB Pertahankan Jalur Peminatan

Jalur peminatan akan tetap dipertahankan karena jalur ini dinilai sumbangsih ITB kepada berbagai bidang keilmuan.


Kritik Lembaga Bimbel Soal Nadiem yang Ubah Aturan Masuk PTN 2023

17 hari lalu

Kritik Lembaga Bimbel Soal Nadiem yang Ubah Aturan Masuk PTN 2023

Lembaga bimbingan belajar meminta agar penerapan aturan masuk PTN yang baru diterapkan tak terburu-buru.


Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN, Rektor Unair: Lintas Jurusan Perlu Ditinjau Ulang

20 hari lalu

Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN, Rektor Unair: Lintas Jurusan Perlu Ditinjau Ulang

Respons Rektor Unair terkait perubahan aturan masuk PTN 2023. Apa saja yang disoroti?


LTMPT Tak Lagi Urus Tes Seleksi Masuk PTN 2023, Apa Penggantinya?

21 hari lalu

LTMPT Tak Lagi Urus Tes Seleksi Masuk PTN 2023, Apa Penggantinya?

LTMPT tak lagi berwenang mengurus tes seleksi masuk PTN. Kementerian Pendidikan menggantinya dengan badan baru. Apa itu?


Nadiem Ubah Teknis Masuk PTN, LTMPT Tak Lagi Berwenang Menyelenggarakan Tes

21 hari lalu

Nadiem Ubah Teknis Masuk PTN, LTMPT Tak Lagi Berwenang Menyelenggarakan Tes

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang sebelumnya menangani seleksi kini tak lagi berwenang menyelenggarakan seleksi masuk PTN.